Pages - Menu

Tuesday, March 5, 2013

Mereka Memperhatikan


Baca: Titus 3:1-8

Janganlah mereka memfitnah, janganlah mereka bertengkar, hendaklah mereka selalu ramah dan bersikap lemah lembut terhadap semua orang. —Titus 3:2

Beberapa dekade telah berlalu sejak terjadinya peristiwa semasa SMA yang mengecewakan saya. Pada saat itu, bermain olahraga sangatlah penting bagi saya. Saya mencurahkan perhatian untuk bermain basket dan berlatih selama ratusan jam. Meski selalu menjadi anggota tim basket sejak SMP, saya gagal masuk ke tim basket SMA di tahun terakhir saya. Saya benar-benar kecewa.

Meski kecewa dan bingung, saya tetap berada dalam tim. Saya menonton, merekam statistik pertandingan, dan mencatat jumlah tembakan yang gagal atau yang berhasil dimasukkan teman-teman saya. Meski saya tak ikut bermain, tim kami berhasil mencapai semifinal dari kejuaraan di negara bagian kami. Terus terang, tak pernah terpikir tentang pendapat mereka ketika melihat sikap saya. Saya hanya berusaha menyibukkan diri. Oleh karena itu, saya terkejut baru-baru ini ketika mendengar beberapa teman sekelas saya berkata kepada saudara saya bahwa ketika melihat sikap saya, mereka belajar sesuatu tentang iman Kristen, yaitu gambaran tentang Kristus. Saya tak bermaksud meminta Anda untuk meniru sikap saya, karena saya sendiri tidak yakin dengan yang telah saya lakukan. Maksud saya adalah: Orang lain memperhatikan diri kita, baik kita sadari atau tidak.

Dalam Titus 3:1-8, Paulus menerangkan tentang kehidupan yang dimampukan Allah untuk kita jalani—suatu kehidupan yang saling menghormati, taat, dan penuh kebaikan. Semua itu merupakan dampak dari kelahiran baru melalui Yesus dan pembaruan oleh Roh Kudus yang telah dicurahkan kepada kita.

Saat menjalani kehidupan yang dipimpin Roh, Allah akan menyatakan realitas kehadiran-Nya kepada orang lain melalui kita. —JDB

Bapa yang baik, Engkau tahu betapa tidak sempurnanya aku.
Perlengkapi aku melalui Roh-Mu agar aku menunjukkan kasih
dan hormat di dalam hidupku sehingga orang lain
akan melihat-Mu melalui diriku.

Seorang Kristen merupakan khotbah yang hidup, baik ia pernah berkhotbah ataupun tidak.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate