Pages - Menu

Thursday, March 14, 2013

Saksi Hidup


Baca: 2 Timotius 2:1-10

Ingatlah ini: Yesus Kristus, yang telah bangkit dari antara orang mati, yang telah dilahirkan sebagai keturunan Daud, itulah yang kuberitakan dalam Injilku. —2 Timotius 2:8

Watchman Nee ditangkap karena imannya kepada Kristus pada tahun 1952, dan ia menghabiskan sisa hidupnya di dalam penjara. Ia meninggal di dalam sel penjaranya pada tanggal 30 Mei 1972. Ketika keponakannya datang untuk mengambil beberapa barang milik Nee, ia menerima secarik kertas yang ditemukan oleh penjaga penjara di ranjang pamannya. Pada kertas tersebut tertulis kesaksian hidup Nee:

“Kristus adalah Anak Allah yang mati untuk menebus manusia berdosa dan dibangkitkan kembali pada hari ketiga. Inilah kebenaran yang teragung di seluruh alam semesta. Aku mati karena imanku kepada Kristus—Watchman Nee.”

Tradisi menyebutkan bahwa Rasul Paulus juga mati sebagai martir karena imannya kepada Kristus. Dalam sebuah surat yang ditulis hanya beberapa saat sebelum kematiannya, Paulus mendorong para pembacanya demikian: “Ingatlah ini: Yesus Kristus, yang telah bangkit dari antara orang mati, yang telah dilahirkan sebagai keturunan Daud, itulah yang kuberitakan dalam Injilku. Karena pemberitaan Injil inilah aku menderita, . . . tetapi firman Allah tidak terbelenggu” (2Tim. 2:8-9).

Kita mungkin tidak dipanggil menjadi seorang martir karena kesaksian akan Kristus yang hidup—seperti yang sudah dialami oleh jutaan pengikut-Nya di sepanjang abad—tetapi kita semua dipanggil untuk menjadi saksi hidup atas karya Yesus dalam diri kita. Dengan hati yang penuh syukur atas kasih karunia Allah, kita bisa menceritakan kepada orang lain apa yang telah Yesus lakukan bagi kita, bagaimana pun hasil akhirnya. —HDF

Memuliakan nama Kristus Tuhan,
Mengagungkan anugerah-Nya di dalam kita;
Memberitakan firman-Nya yang hidup—
Biarlah ini saja karya hidup kita. —Whittle

Biarlah hidup dan bibir kita bersaksi untuk Kristus.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate