Pages - Menu

Tuesday, July 23, 2013

Perbaikan Jalan

Baca: Yeremia 31:31-34

Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, . . . sehingga kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut huruf hukum Taurat. —Roma 7:6

Di Michigan, kami bercanda dengan berkata bahwa kami punya dua musim: musim dingin dan musim perbaikan jalan. Musim dingin telah merusak permukaan jalan sehingga petugas perbaikan jalan segera bekerja setelah es meleleh dan jalanan terbebas dari salju. Meski kami menyebutnya “perbaikan”, tetapi yang dilakukan pekerja itu terlihat lebih seperti “perusakan”. Di beberapa tempat, mereka tak bisa sekadar menambal lubang di tengah jalan, tetapi harus mengganti jalan yang lama dengan yang baru.

Bisa jadi seperti itulah yang kita rasakan ketika Allah bekerja di dalam hidup kita. Di sepanjang Perjanjian Lama, Allah memberi tahu umat-Nya untuk menantikan perbaikan besar terhadap jalan yang membentang antara Dia dengan umat-Nya (Yes. 62:10-11; Yer. 31:31). Ketika Allah mengutus Yesus, orang Yahudi merasa sepertinya jalan mereka menuju Allah sedang dihancurkan. Namun Yesus tidak datang untuk menghancurkan apa pun. Dia menggenapinya (Mat. 5:17). Jalan lama yang dibangun dengan dasar hukum diperbaiki menjadi jalan baru yang dibangun dengan dasar kasih pengorbanan Yesus.

Allah masih terus bekerja untuk mengganti jalan lama yang diwarnai dosa dan legalisme dengan jalan kasih yang telah digenapi Yesus. Ketika Dia mengganti cara berpikir dan berperilaku kita yang sudah usang, kita mungkin merasa bahwa segala sesuatu yang sudah biasa kita lakukan sedang dihancurkan oleh-Nya. Namun Allah tidak sedang menghancurkan apa pun; Dia justru membangun suatu jalan yang lebih baik. Kita pun bisa meyakini bahwa perbaikan ini akan menghasilkan suatu hubungan yang lebih indah dengan sesama dan persekutuan pribadi yang semakin akrab dengan-Nya. —JAL

Terbebas dari hukum—oh sungguh senangnya!
Yesus telah mencurahkan darah demi pengampunan;
Dikutuk hukum dan menderita karena jatuh berdosa,
Anugerah telah menebus kita sekali untuk selamanya. —Bliss

Pergolakan sering kali mengawali terjadinya pertumbuhan rohani.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate