Pages - Menu

Thursday, August 8, 2013

Bayangan Di Jendela

Baca: Mazmur 34:1-11

Singkapkanlah mataku, supaya aku memandang keajaiban-keajaiban dari Taurat-Mu. —Mazmur 119:18

Selama liburan kami di Alaska, kebanyakan pemandangan saya lihat dari balik jendela kendaraan yang sedang bergerak. Saya bersyukur untuk jendela yang memungkinkan saya melihat keindahan alam dalam kondisi tetap hangat dan kering. Namun jendela itu juga memberikan tantangan. Bila turun hujan, tetes-tetes air di luar jendela akan mengaburkan pandangan. Bila suhu udara berubah, pengembunan akan menyebabkan timbulnya kabut di sisi bagian dalam kaca.

Tantangan-tantangan tersebut menolong saya memahami tentang alasan mengapa mustahil bagi kita untuk memandang kehidupan ini sebagaimana yang dikehendaki Allah. Dosa telah mengaburkan keindahan hidup yang Allah ingin kita nikmati. Terkadang dosa didapati dalam diri kita—keegoisan kita menciptakan kabut yang membuat kita menganggap diri sendiri lebih penting daripada keadaan yang sebenarnya, sehingga kita melupakan kepentingan orang lain. Kadangkala dosa didapati di luar diri kita. Ketidakadilan yang diperbuat orang lain menyebabkan air mata kita jatuh bercucuran bagaikan hujan dan menghalangi kita untuk dapat melihat kebaikan Allah. Dosa apa pun akan menghalangi kita untuk melihat keajaiban dan keagungan hidup sebagaimana yang telah dirancang Allah.

Untuk saat ini, meski “apa yang kita lihat sekarang ini adalah seperti bayangan yang kabur pada cermin” (1Kor. 13:12 BIS), itu cukup bagi kita untuk mengetahui betapa baiknya Tuhan (Mzm. 34:9). Banyaknya hal luar biasa yang telah disingkapkan Allah akan membantu kita untuk meninggalkan dosa dan akan berusaha menghambat pengaruh dosa di tengah dunia ini. —JAL

Tuhan, perbaikilah pandangan kami. Hapuskan kabut yang berasal
dari pikiran kami yang egois. Tolonglah kami untuk menegakkan
keadilan, menawarkan penghiburan kepada sesama, dan
menghapus air mata orang-orang yang diterjang badai kehidupan.

Satu-satunya cara agar jelas memandang hidup adalah dengan memusatkan pandangan kita kepada Kristus.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate