Pages - Menu

Sunday, August 4, 2013

Luangkan Waktu Untuk Merenung

Baca: Lukas 2:8-19

Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya. —Lukas 2:19

Para orangtua biasanya suka mengenang tahap-tahap perkembangan anak mereka. Mereka akan merekam dalam buku catatan perkembangan bayi mereka kapan saatnya si kecil pertama kali berguling, kemudian merangkak, lalu melangkah untuk pertama kalinya. Mereka sering mengabadikannya lewat foto dan menyimpan pakaian bayi milik anak mereka untuk mengenang kembali pengalaman-pengalaman berharga tersebut.

Menurut Lukas 2:19, Maria, ibunda Yesus, juga menyimpan semacam buku catatan perkembangan bayi—di dalam hatinya. Ia menyimpan janji-janji yang telah diterimanya tentang Sang Anak dan “merenungkannya”. Dalam bahasa Yunani, kata “merenungkan” dalam ayat tersebut berarti “menempatkan bersebelahan untuk dibandingkan”. Maria telah mendengar hal-hal luar biasa tentang Anaknya itu dari para malaikat dan gembala (1:32; 2:17-18). Sepanjang perkembangan kehidupan Yesus, Maria pun membandingkan janji-janji tersebut dengan tindakan Anaknya dalam menggenapi kesemua janji itu.

Iman kita akan dikuatkan dan hati kita akan terhibur ketika kita merenungkan apa yang dikatakan Kitab Suci tentang Allah dan membandingkannya dengan cara Allah berkarya di dalam hidup kita (Yoh. 14:21). Dia adalah Allah yang mengabulkan doa (1Yoh. 5:14-15), yang menghibur kita dalam segala penderitaan kita (2Kor. 1:3-4), dan yang memenuhi segala keperluan kita (Flp. 4:19).

Ketika kita meluangkan waktu untuk merenung, kita akan melihat kesetiaan Allah kita yang Mahabesar. —HDF

Ampunan dosaku, damai abadi,
Kehadiran-Mu dan bimbingan-Mu.
Kini kekuatan dan besok harapan—
Hujan berkat Kau beri padaku! —Chisholm
(Pelengkap Kidung Jemaat, No. 138)

Allah memberi dengan janji untuk segala yang dapat kita terima dengan iman.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate