Pages - Menu

Sunday, April 20, 2014

Paskah Setiap Hari

Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. —Matius 28:6

Paskah Setiap Hari
Suatu hari, seorang sahabat saya yang bekerja sebagai guru taman kanak-kanak mendengar pembicaraan yang meriah di antara murid-muridnya. Seorang anak bernama Maria bertanya: “Siapa yang mengasihi Tuhan?” Semua temannya menjawab, “Aku! Aku! Aku!” Jawab Billy, “Aku mengasihi Yesus.” Kelly pun protes, “Tetapi Dia mati.” Billy menjawab, “Memang, tetapi setiap hari Paskah, Dia bangkit dari kematian!”

Tentu saja, sebagai anak kecil, pemahaman Billy tentang makna Paskah masih belum sempurna. Kita tahu bahwa Yesus mati satu kali dan untuk selama-lamanya (Rm. 6:10; Ibr. 10:12) dan tentu, hanya sekali pula bangkit dari kematian. Tiga hari setelah menanggung hukuman atas dosa kita di kayu salib, Yesus yang tidak berdosa menaklukkan kematian dengan bangkit dari kubur dan mematahkan kuasa dosa. Pengorbanan terakhir dengan pencurahan darah inilah yang membuka satu-satunya jalan bagi manusia untuk dapat memiliki hubungan dengan Allah sekarang dan tinggal bersama-Nya untuk selamanya.

“Kristus telah mati karena dosa-dosa kita . . . Ia telah dikuburkan, dan . . . Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga” (1Kor. 15:3-4). Dia telah berjanji akan menyediakan tempat bagi kita (Yoh. 14:1-4), dan Dia akan datang kembali suatu hari nanti. Kelak kita akan bersama dengan Juruselamat kita yang telah bangkit.

Itulah mengapa setiap tahun di masa Paskah—bahkan, setiap hari di sepanjang tahun—kita memiliki alasan untuk merayakan kebangkitan Juruselamat kita. “Aku hendak memuji TUHAN pada segala waktu; puji-pujian kepada-Nya tetap di dalam mulutku” (Mzm. 34:2). —CHK

Maha Pengasih hidup dan mati
Untuk menghapus dosaku bersih;
Kebangkitan-Nya dasar imanku,
Kedatangan-Nya berkat abadi. —Chapman
(Nyanyikanlah Kidung Baru, No. 70)

Kebangkitan Kristus adalah alasan perayaan kita.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate