Pages - Menu

Sunday, July 13, 2014

Tanpa Belas Kasih

Akal budi membuat seseorang panjang sabar dan orang itu dipuji karena memaafkan pelanggaran. —Amsal 19:11
Tanpa Belas Kasih
Saya menjuluki mobil keluarga kami dengan sebutan “Tanpa Belas Kasih”. Biasanya mobil saya berulah pada Minggu pagi. Saya sudah memasukkan ke dalam mobil berbagai barang untuk keperluan ibadah di gereja, lalu duduk, menutup pintunya, dan Jay mulai memundurkan mobil dari garasi. Ketika saya belum duduk dengan nyaman, peringatan untuk memakai sabuk pengaman sudah mulai berbunyi. “Tolonglah,” ujar saya pada alat itu, “beri aku semenit lagi.” Alat itu mengabaikan permohonan saya sambil terus berbunyi sampai saya mengenakan dan mengunci sabuk pengamannya.
Hal kecil yang menyebalkan seperti itu mengingatkan kita akan apa yang terjadi dengan hidup ini seandainya tidak ada lagi belas kasihan. Kita akan segera dituntut untuk mempertanggungjawabkan setiap kesalahan yang kita buat. Takkan ada waktu untuk menyesal atau mengubah perilaku. Tiada pengampunan. Tiada belas kasihan. Tiada pengharapan.
Kadang-kadang hidup ini terasa seperti berjalan dalam suatu dunia yang tanpa belas kasih. Ketika kekeliruan kecil dibesar-besarkan menjadi suatu kegagalan total, atau ketika orang menolak untuk mengampuni kesalahan dan pelanggaran sesamanya, kita semua akhirnya terbebani oleh perasaan bersalah yang tidak seharusnya kita tanggung. Dalam anugerah-Nya, Allah mengutus Yesus untuk menggantikan kita memikul beban itu. Barangsiapa yang menerima kasih karunia Allah telah mendapat hak istimewa untuk meneruskannya kepada orang lain dalam nama Kristus: “Yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa ” (1Ptr. 4:8). —JAL
Allah Bapa, dunia di sekitar kami sering bersikap kejam dan keras
kepada orang-orang yang gagal. Tolonglah aku untuk
menunjukkan kasih dan kesabaran, karena Engkau
telah begitu mengasihiku dan mengampuni dosaku.
Ketika kita mensyukuri kasih yang telah kita terima, dengan senang hati kita meneruskannya pada sesama.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate