Pages - Menu

Friday, August 22, 2014

Hidup Dalam Kasih

Di dalam gelap terbit terang bagi orang benar; pengasih dan penyayang orang yang adil. —Mazmur 112:4
Hidup Dalam Kasih
Di negara Afrika, tempat tinggal teman saya, Roxanne, air merupakan komoditas berharga yang langka. Sering orang harus menempuh perjalanan yang jauh untuk mendapatkan air dari sungai-sungai kecil yang telah tercemar, dan akibatnya ada warga yang jatuh sakit bahkan meninggal. Kondisi kurangnya air bersih itu juga menyulitkan lembaga-lembaga seperti panti asuhan dan gereja yang hendak melayani mereka. Namun perubahan sudah mulai terjadi.
Lewat kepemimpinan Roxanne dan persembahan kasih yang diberikan secara sukarela oleh sejumlah orang dari gereja-gereja yang berdiri di sana, berlangsunglah penggalian untuk membangun sumur air bersih. Sekarang setidaknya enam sumur baru sudah berfungsi, dan gereja pun berperan menjadi sumber pengharapan dan penghiburan. Sebuah pusat kesehatan dan panti bagi 700 anak yatim-piatu juga dapat dibuka karena sudah ada akses untuk mendapatkan air bersih.
Itulah kasih yang dapat mengalir dari hati orang-orang percaya dalam Kristus yang telah mengalami kasih dan kemurahan Allah. Paulus berkata di dalam 1 Korintus 13 bahwa jika kita tidak mempunyai kasih, suara kita hanya bergemerincing di telinga orang-orang dan iman kita bernilai hampa. Dan Rasul Yohanes berkata bahwa jika kita memiliki harta benda, dan kita bertindak untuk menolong orang-orang yang membutuhkan bantuan kita, hal itu membuktikan bahwa kasih Allah tinggal di dalam kita (1Yoh. 3:16).
Allah rindu kita “menaruh belas kasihan” (Mzm. 112:5) kepada orang-orang yang membutuhkan, karena hati-Nya pun menaruh belas kasihan kepada kita. —JDB
Janganlah lelah dalam pelayanan kita;
Lakukan yang terbaik bagi yang membutuhkan;
Kebaikan akan mendapat upahnya
Dari Tuhan yang mendorong kita. —NN.
Kebaikan adalah wujud nyata dari iman Kristen.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Translate