Pages - Menu

Tuesday, November 25, 2014

Mengandalkan Allah

Ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah . . . dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan. —Roma 4:20-21
Mengandalkan Allah
Waktu itu adalah liburan keluarga kami yang terakhir sebelum putra sulung kami pergi untuk menempuh kuliahnya. Ketika kami duduk di barisan belakang dalam sebuah gereja kecil di tepi pantai, hati saya begitu terharu ketika saya melirik ke arah lima anak saya yang sedang duduk di dekat kami. “Tolong jaga iman mereka dan dekatkan mereka selalu kepada-Mu, ya Tuhan.” Saya berdoa dalam keheningan, sambil memikirkan beragam tekanan dan tantangan yang akan dihadapi oleh mereka masing-masing.
Refrain dari himne terakhir yang kami nyanyikan dengan penuh semangat didasarkan pada 2 Timotius 1:12, “Namun ‘ku tahu yang kupercaya dan aku yakin ‘kan kuasa-Nya, Ia menjaga yang kutaruhkan hingga hari-Nya kelak!” Pujian itu memberi saya damai sejahtera karena saya diyakinkan bahwa Allah akan selalu menjaga jiwa mereka.
Tahun demi tahun telah berlalu setelah peristiwa itu. Ada di antara anak-anak saya yang pernah menyimpang dari iman, dan ada juga yang pernah memberontak. Ada kalanya saya bertanya-tanya tentang kesetiaan Allah. Namun kemudian saya ingat pada Abraham. Abraham pernah tersandung, tetapi ia tidak pernah gagal mempercayai janji yang diterimanya (Kej. 15:5-6; Rm. 4:20-21). Sepanjang tahun-tahun penuh penantian yang diwarnai dengan usahanya yang gagal untuk memperbaiki keadaan, Abraham tetap bertahan dan memegang janji Allah sampai akhirnya Ishak lahir.
Pengalaman Abraham yang mengingatkan untuk tetap percaya itu sungguh telah menguatkan saya. Kita memberi tahu permohonan kita kepada Allah. Kita ingat bahwa Dia peduli. Kita tahu Dia sungguh berkuasa. Kita bersyukur kepada Allah atas kesetiaan-Nya. —MS
Ya Tuhan, aku sering kurang sabar dan rencanaku sering tidak sesuai
dengan kehendak-Mu. Ampunilah aku atas kebimbanganku,
dan tolonglah aku untuk lebih mempercayai-Mu.
Terima kasih atas kesetiaan-Mu.
Kesabaran adalah mata pelajaran untuk jangka panjang.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate