Pages - Menu

Saturday, November 1, 2014

Mosaik

Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik. —Efesus 2:10
Mosaik
Selama 3 minggu pada setiap musim gugur, kota tempat tinggal kami menjadi semacam galeri seni. Hampir 2.000 seniman dari berbagai penjuru dunia memamerkan karya-karya mereka di sejumlah galeri, museum, hotel, taman, jalan kota, tempat parkir, restoran, gereja, dan bahkan di sungai.
Salah satu karya favorit saya adalah mosaik yang terbuat dari potongan-potongan kecil kaca berwarna-warni. Karya yang memenangi penghargaan pada tahun 2011 adalah sebuah mosaik dari kaca berwarna tentang penyaliban berukuran 2,7 x 4 meter yang dibuat oleh seniman Mia Tavonatti. Ketika melihat karya seni itu, saya mendengar sang seniman menceritakan betapa sering jari-jarinya teriris saat sedang membentuk potongan-potongan kaca untuk mosaiknya.
Saat saya menatap penggambaran yang indah dari kejadian yang mengerikan itu, saya melihatnya lebih dari sekadar gambaran tentang penyaliban—tetapi juga tentang gereja, yang adalah tubuh Kristus. Lewat setiap potongan kaca, saya melihat masing-masing orang percaya, yang dibentuk sedemikian indahnya oleh Kristus supaya saling melengkapi dalam satu kesatuan (Ef. 2:16,21). Lewat kisah seniman tadi, saya menyadari bahwa darah Yesus yang telah tercurah memungkinkan terjadinya kesatuan itu. Dan lewat karya sang seniman, saya melihat bahwa perbuatan kasih diperlukan untuk menyelesaikan karya tersebut meski harus menderita dan berkorban.
Kita yang mempercayai Kristus adalah karya seni yang diciptakan Allah guna menunjukkan keagungan Sang Juruselamat yang sanggup menghasilkan keindahan dari hidup kita yang tidak sempurna. —JAL
Batu penjuru G’reja dan Dasar yang esa.
Yaitu Yesus Kristus, Pendiri umat-Nya.
Dengan kurban darah-Nya, gereja ditebus.
Baptisan dan firman-Nya membuatnya kudus. —Stone
(Kidung Jemaat, No. 252)
Kristus memberikan segala milik-Nya demi menghasilkan keindahan dari jemaat-Nya.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate