Pages - Menu

Wednesday, April 22, 2015

Akhir yang Bahagia

Hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu. —Efesus 4:32
Akhir yang Bahagia
Suatu hari seorang teman sedang menonton sepakbola di TV dan putri kecilnya bermain di dekatnya. Karena timnya bermain buruk, ia marah dan meraih mainan yang ada di dekatnya lalu melemparnya. Mainan kesayangan putrinya itu hancur berantakan, begitu pula hati putrinya. Ia segera memeluk putrinya dan meminta maaf. Ia pun mengganti mainan itu dan berpikir segala sesuatunya sudah beres. Namun ia tidak menyadari bahwa luapan amarah itu begitu menakutkan dan membekaskan luka yang dalam pada diri putrinya yang berusia 4 tahun. Pengampunan baru dialami di kemudian hari.
Bertahun-tahun kemudian ia mengirimkan sebuah mainan serupa kepada putrinya yang sedang menunggu kelahiran bayinya. Sang putri lalu memasang foto mainan itu di Facebook dengan tulisan, “Hadiah ini membuatku mengenang pengalaman masa kecilku. Memang bukan pengalaman yang menyenangkan, tetapi sekarang berakhir dengan bahagia! Pemulihan memang indah. Terima kasih, Kakek!”
Alkitab mengingatkan kita untuk menghindari kemarahan yang meluap-luap dengan cara “mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya” (Ef. 4:24). Dan apabila kita telah menjadi korban dari luapan kemarahan, Allah meminta kita untuk “ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu” (ay.32).
Memulihkan hubungan yang telah rusak memang tidak mudah, tetapi anugerah Allah dapat menolong kita. —David McCasland
Tuhan, terkadang emosiku bisa meledak. Oleh anugerah-Mu, tolonglah agar aku bisa berhenti dan berpikir sebelum bertindak atau berbicara. Beriku kemauan untuk meminta maaf saat aku menyakiti seseorang. Terima kasih untuk pengampunan-Mu.
Pertobatan dan pengampunan dapat merekatkan hubungan yang retak.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate