Pages - Menu

Tuesday, August 4, 2015

Hikmat Dunia Maya

Seperti arang untuk bara menyala dan kayu untuk api, demikianlah orang yang suka bertengkar untuk panasnya perbantahan. —Amsal 26:21
Hikmat Dunia Maya
Di bagian bawah dari banyak situs berita online, kamu dapat menemukan kolom “Komentar” tempat para pembaca dapat mengemukakan pendapat mereka. Bahkan situs-situs berita bereputasi baik pun tak lepas dari lontaran kata-kata kasar, hinaan tanpa dasar, dan julukan-julukan yang tidak sopan.
Memang kitab Amsal tersusun sekitar 3.000 tahun yang lalu, tetapi hikmatnya yang tak lekang oleh waktu masih relevan seperti berita utama hari ini. Di pasal 26, terdapat dua nasihat yang awalnya terkesan saling bertentangan, tetapi sangat tepat diterapkan pada interaksi di media sosial. “Jangan menjawab orang bebal menurut kebodohannya, supaya jangan engkau sendiri menjadi sama dengan dia” (Ams. 26:4). Lalu, “Jawablah orang bebal menurut kebodohannya, supaya jangan ia menganggap dirinya bijak” (ay.5).
Keseimbangan dalam kedua pernyataan itu terletak pada kata “menurut”: Janganlah menjawab sesuai cara yang digunakan oleh orang bebal. Namun jawablah agar kebodohan tidak dianggap sebagai hikmat.
Masalahnya, kebodohan yang sering saya hadapi adalah kebodohan saya sendiri. Saya pun pernah memberikan komentar yang sarkastis atau membalas pernyataan seseorang dengan menyerang diri orang tersebut. Allah tidak suka dengan sikap saya yang memperlakukan sesama saya dengan tidak hormat, sekalipun mereka memang telah bertindak bodoh.
Allah memberikan kebebasan yang besar kepada kita. Kita bebas mengatakan apa pun yang hendak kita katakan, kapan pun dan bagaimanapun cara kita mengatakannya. Selain itu, kita selalu dapat meminta pertolongan Allah agar kita bijak dalam berkata-kata. —Tim Gustafson
Ingat: Apakah yang kamu katakan itu benar dan didasari kasih? Apakah motivasimu? Bergunakah itu bagi orang lain? Apakah itu mencerminkan karakter Yesus?
Kiranya kasih menjadi tujuanmu yang utama.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate