Pages - Menu

Friday, November 6, 2015

Dia Mengajar Tanganku

Terpujilah TUHAN, gunung batuku, yang mengajar tanganku untuk bertempur, dan jari-jariku untuk berperang. —Mazmur 144:1
Dia Mengajar Tanganku
Saya pernah bertemu David Wood, mantan pemain basket NBA, pada pertandingan final Kejuaraan Basket Spanyol ketika ia bermain untuk tim Taugrés de Baskonia. Menjelang sebuah pertandingan, ia membaca Mazmur 144:1, “Terpujilah TUHAN, gunung batuku, yang mengajar tanganku untuk bertempur, dan jari-jariku untuk berperang.” David berkata kepada saya, “Coba lihat! Seakan-akan Allah menulis ayat ini khusus untukku! Dia mengajar tanganku untuk menangkap bola pantul dan jari-jariku untuk menembak bola!” David merasakan panggilan untuk bermain basket dan memahami bahwa Allah menerima kita apa adanya dan memampukan kita untuk menunaikan panggilan-Nya itu.
Kita bisa dengan mudah menganggap diri kita tidak berguna bagi Allah karena kita merasa tak punya apa pun yang dapat dipersembahkan. Saat Allah menampakkan diri kepada Musa dan memberinya tugas untuk memberi tahu bangsa Israel bahwa Dia akan membawa mereka keluar dari Mesir (Kel. 3:16-17), Musa merasa tidak mampu. Ia berkata, “Aku ini tidak pandai bicara, dahulupun tidak . . . Aku berat mulut dan berat lidah” (4:10). Mungkin Musa memang mengalami kesulitan berbicara, atau ia hanya merasa takut, tetapi Allah mengatasi ketidakmampuan Musa dengan kecukupan dari-Nya. Allah berkata, “Oleh sebab itu, pergilah, Aku akan menyertai lidahmu dan mengajar engkau, apa yang harus kaukatakan” (ay.12).
Allah hanya ingin kita mengikuti rencana-Nya. Lebih dari itu adalah urusan-Nya. Dalam tangan-Nya yang perkasa, kamu dapat dipakai-Nya menjadi berkat bagi orang lain. —Jaime Fernández Garrido, Penulis Tamu
Ini aku, Tuhan, siap melayani-Mu dengan cara apa pun yang Kau kehendaki. Tuntunlah aku.
(Dr. Jaime Fernández Garrido adalah direktur program penginjilan di radio dan televisi Born Again, penulis buku, dan pencipta lebih dari 400 himne dan lagu rohani.)
Ketika Allah memanggil kita untuk suatu tugas, Dia juga memberi kita kuasa-Nya untuk menyelesaikan tugas itu.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate