Pages - Menu

Tuesday, December 29, 2015

Menolak Apatis

Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara- Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku. —Matius 25:40
Menolak Apatis
Ruangan itu sudah dihiasi beragam warna mempesona yang ditata oleh sejumlah wanita berpakaian sari. Mereka sedang bergegas menyelesaikan persiapan untuk suatu acara penggalangan dana. Para wanita asal India yang kini tinggal di Amerika Serikat itu hendak menunjukkan kepedulian mereka terhadap negara asalnya. Ketika mendengar tentang keadaan keuangan sebuah sekolah Kristen untuk anak-anak autis di India, mereka tidak sekadar mengetahui kebutuhan itu, tetapi juga memilih untuk bertindak.
Nehemia tidak membiarkan kenyamanan hidup sebagai juru minum dan orang kepercayaan penguasa tertinggi waktu itu menghapuskan kepeduliannya bagi kaum sebangsanya. Ia menanyakan kabar kota dan penduduk Yerusalem kepada mereka yang baru kembali dari sana (Neh. 1:2). Ia dikabari bahwa “orang-orang . . . yang terhindar dari penawanan, ada dalam kesukaran besar dan dalam keadaan tercela. Tembok Yerusalem telah terbongkar dan pintu-pintu gerbangnya telah terbakar” (ay.3).
Hati Nehemia hancur. Ia berkabung, berpuasa, dan berdoa. Ia memohon agar Allah bertindak atas kondisi yang menyedihkan itu (ay.4). Allah pun menolong Nehemia dapat kembali ke Yerusalem untuk memimpin upaya pembangunan kembali kotanya (2:1-8).
Nehemia bisa mengerjakan hal-hal besar bagi kaum sebangsanya karena ia meminta hal-hal besar dari Allah yang Mahabesar dan mengandalkan-Nya. Kiranya Allah membuka mata kita untuk menyadari kebutuhan orang-orang di sekitar kita, dan kiranya Dia menolong kita untuk mempunyai semangat dan kreativitas dalam memberikan solusi yang dapat memberkati sesama. —Poh Fang Chia
Bapa, di sekitar kami ada banyak yang membutuhkan pertolongan. Kami bertekad untuk tak ingin putus asa atau bersikap apatis, melainkan berharap kepada-Mu untuk menolong kami melakukan tugas yang Kau berikan.
Mereka yang berjalan bersama Allah tidak akan melarikan diri dari kebutuhan sesama.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate