Pages - Menu

Saturday, August 20, 2016

Raksasa di Kanaan

Kita akan maju dan menduduki negeri itu, sebab kita pasti akan mengalahkannya! —Bilangan 13:30
Raksasa di Kanaan
Setelah bermukim di dekat Gunung Sinai selama dua tahun, bangsa Israel bersiap-siap memasuki Kanaan—tanah yang Allah janjikan kepada mereka. Allah menginstruksikan mereka untuk mengirim 12 pengintai untuk menyelidiki tanah itu dan penduduknya. Ketika para pengintai melihat kekuatan orang Kanaan dan besarnya kota-kota di sana, 10 dari mereka berkata, “Kita takkan menang!” Hanya dua pengintai yang berkata, “Kita pasti menang!” Apa yang membedakan?
Ketika kesepuluh pengintai membandingkan orang Kanaan yang berperawakan raksasa dengan diri mereka, orang Kanaan terlihat sangatlah besar. Sementara itu, dua pengintai lainnya—Kaleb dan Yosua—membandingkan raksasa-raksasa itu dengan Allah, sehingga raksasa itu pun terlihat sangat kecil. “Tuhan menyertai kita,” kata keduanya. ”Janganlah takut kepada mereka” (Bil. 14:9).
Ketidakpercayaan membuat kita tidak pernah lepas dari kesulitan, bagaikan kota yang tak tertembus dan raksasa yang mustahil ditaklukkan. Akibatnya, kita selalu berkutat dalam masalah itu, mengkhawatirkannya, dan berusaha melawannya dengan kekuatan kita yang tidak seberapa.
Berbeda dengan iman. Meski tak pernah menganggap sepele bahaya dan kesulitan dari situasi apa pun, iman mengalihkan fokus kita dari kesulitan yang ada dan membuat kita memandang Allah dan mengandalkan kuasa serta kehadiran-Nya yang tidak terlihat.
“Raksasa-raksasa” apa yang sedang kamu hadapi? Apakah itu berupa kebiasaan buruk yang menjeratmu? Godaan yang tak kuasa kamu tolak? Pernikahan yang sulit? Anak yang kecanduan narkoba? Jika membandingkan diri dengan masalah yang ada, kita akan selalu ciut dan merasa kalah. Namun sebaliknya, iman mengalihkan pandangan kita dari besarnya masalah yang ada kepada kebesaran Allah yang Mahakuasa dan Mahahadir. —David Roper
Ya Tuhan, saat “raksasa-raksasa” dalam hidupku mulai membuatku takut dan mencoba untuk menelanku, tolonglah aku untuk mempercayai-Mu.
Saat ketakutan menyerang, lawanlah dengan iman.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate