Pages - Menu

Friday, November 11, 2016

Cara Pandang Kita

Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. —Yohanes 15:14
Cara Pandang Kita
Robby berperawakan bak binaragawan—badannya besar, kekar, dan berotot. Bobotnya saja lebih dari 100 kg! Meski demikian, Robby bersikap sangat ramah terhadap siapa saja. Robby melayani sebagai sukarelawan di sejumlah panti asuhan dan rumah sakit dan suka bermain sulap untuk menghibur para penghuninya.
Suatu ketika, seorang gadis cilik berumur 4 tahun di panti itu sedang menyaksikan Robby bermain sulap. Ia penasaran, tetapi agak takut untuk mendekati Robby. Namun akhirnya, rasa ingin tahu mengalahkan ketakutannya. Ia pun memberanikan diri dan mengetahui bahwa Robby ternyata sangat ramah dan berbicara dengan lembut kepada anak-anak, meskipun badannya besar dan kekar.
Kombinasi dari kualitas-kualitas tersebut mengingatkan saya kepada Tuhan Yesus yang kita baca di Perjanjian Baru. Yesus sangat mudah didekati—Dia senang menyambut anak-anak (Mat. 19:13-15). Dia berbaik hati kepada seorang wanita yang berbuat zina (Yoh. 8:1-11). Belas kasihan memotivasi Yesus untuk mengajar orang banyak (Mrk. 6:34). Pada saat yang sama, kuasa Yesus begitu mengagumkan. Orang tercengang melihat Dia mengusir setan, menenangkan badai, dan membangkitkan orang mati! (Mrk. 1:21-34; 4:35-41; Yoh. 11).
Cara kita memandang Yesus menentukan cara kita berhubungan dengan-Nya. Apabila kita hanya berpusat pada kuasa-Nya, kita mungkin akan memuja Dia sama seperti kita memuja tokoh jagoan di buku komik. Namun apabila kita terlalu menekankan kebaikan-Nya, mungkin saja kita cenderung meremehkan-Nya. Sesungguhnya Yesus memiliki kedua kualitas tersebut—Dia begitu berkuasa sehingga memang pantas kita taat kepada-Nya, tetapi Dia juga begitu lemah lembut hingga rela menerima kita sebagai sahabat-sahabat-Nya. —Jennifer Benson Schuldt
Tuhan Yesus, terima kasih aku boleh mengenal-Mu. Engkau berkuasa tetapi lemah lembut. Kusembah Kau, Anak Allah yang penuh karunia dan kemuliaan.
Pandangan kita tentang Yesus terlihat dari cara kita berhubungan dengan-Nya.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate