Pages - Menu

Sunday, November 27, 2016

The Red Hackle

Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar. —Mazmur 92:15
The Red Hackle
Beberapa tahun lalu saya tidak sengaja menemukan sedikit ilmu memancing dalam literatur yang ditulis oleh Aelian asal Yunani dari abad ke-2 SM. “Antara Boroca dan Tesalonika mengalir sebuah sungai bernama Astrakus, dan di dalamnya terdapat ikan-ikan dengan kulit bertutul (ikan Trout).” Ia kemudian menjelaskan tentang cara “membuat umpan pancing yang bisa memikat ikan-ikan itu. Mereka melekatkan benang wol berwarna merah tua di sekeliling mata kail dan menempelkan dua helai bulu. Kemudian mereka melemparkan umpan itu, dan ikan-ikan yang tertarik dengan warna pada umpan pancing tersebut akan berenang ke permukaan karena mengira akan memperoleh banyak makanan” (Tentang Natur Dunia Fauna).
Para nelayan dan pemancing masih menggunakan umpan pancing tersebut hingga saat ini. Umpan tersebut disebut Red Hackle (Bulu Merah). Sejak digunakan pertama kalinya pada 2.200 tahun yang lalu,umpan pancing tersebut masih berguna untuk memikat ikan-ikan Trout.
Ketika membaca tulisan kuno tersebut, saya berpikir: Tidak semua barang yang tua itu ketinggalan zaman—apalagi manusia. Jika usia senja dilalui dengan rasa puas dan gembira, dan melalui sikap itu kita menunjukkan kelimpahan dan kedalaman diri Allah kepada orang lain, maka hidup kita akan berguna sampai akhir hayat. Usia senja tidak harus selalu berpusat pada kesehatan yang menurun dan kenangan pada masa muda yang telah lalu. Usia senja bisa dipenuhi dengan damai sejahtera dan sukacita, keberanian dan kebaikan, segala buah yang dinikmati oleh mereka yang bertambah usia di dalam Tuhan.
“Mereka yang ditanam di bait Tuhan . . . pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar” (Mzm. 92:14-15). —David Roper
Tuhan, terima kasih untuk kesetiaan-Mu di sepanjang hidup kami. Tolonglah agar kami dapat mengakhiri hidup kami dengan baik dalam pelayanan kepada Engkau dan mengingat bahwa di usia senja pun kami masih bisa berguna.
Kesetiaan Tuhan terus berlipat ganda dari tahun ke tahun.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate