Pages - Menu

Saturday, December 17, 2016

Penutup Kita

Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi! —Mazmur 32:1
Penutup Kita
Ketika berbicara tentang iman kepada Yesus, terkadang kita menggunakan kata-kata tanpa memahami atau menjelaskannya. Salah satunya adalah kata kebenaran. Kita mengatakan bahwa Allah mempunyai kebenaran dan Dia membenarkan umat-Nya, tetapi hal itu bisa menjadi konsep yang sulit dipahami.
Penggambaran kata kebenaran dalam aksara Tionghoa bisa menolong kita. Kata kebenaran tersebut terdiri dari dua karakter. Karakter di bagian atas adalah kata domba, sedangkan karakter di bagian bawah adalah kata saya. Domba itu menutupi atau berada di atas orangnya.
Ketika Yesus Kristus datang ke dunia, Yohanes Pembaptis menyebut-Nya sebagai “Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia” (Yoh. 1:29). Dosa kita perlu dibereskan karena dosa membuat kita terpisah dari Allah, yang selalu sempurna dan benar dalam sifat dan kehendak-Nya. Karena Allah begitu mengasihi kita, Anak-Nya Yesus, “yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah” (2Kor. 5:21). Yesus Kristus, Anak domba Allah, mencurahkan darah dan menyerahkan nyawa-Nya. Dia menjadi “penutup” kita. Dia membenarkan kita, sehingga kita kembali dalam hubungan yang benar dengan Allah.
Hubungan yang benar dengan Allah semata-mata adalah karunia-Nya. Yesus Kristus, Sang Anak Domba, diberikan Allah untuk menutupi dosa kita. —Anne Cetas
Ya Tuhan, terima kasih Engkau telah mati bagiku di atas kayu salib dan menutupi dosa-dosaku sehingga aku dapat menjalin hubungan dengan-Mu.
Darah Kristus adalah satu-satunya penutup dosa yang tetap dan kekal.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate