Pages - Menu

Friday, February 10, 2017

Bersandar kepada Yesus

Seorang di antara murid Yesus, yaitu murid yang dikasihiNya, bersandar dekat kepada-Nya, di sebelah kanan-Nya. —Yohanes 13:23
Bersandar kepada Yesus
Kadangkala ketika saya berdoa dan bersiap untuk tidur di malam hari, saya membayangkan diri saya sedang bersandar kepada Yesus. Bayangan itu membuat saya teringat pada apa yang dikatakan firman Tuhan tentang Rasul Yohanes. Yohanes menuliskan bagaimana ia duduk di sebelah Yesus pada saat Perjamuan Terakhir. “Seorang di antara murid Yesus, yaitu murid yang dikasihi-Nya, bersandar dekat kepada-Nya, di sebelah kanan-Nya” (Yoh. 13:23).
Yohanes menggunakan istilah “murid yang dikasihi-Nya” sebagai cara untuk menyebut dirinya tanpa menyebutkan nama. Ia juga menggambarkan tata cara perjamuan yang pada umumnya dilakukan di Israel pada abad pertama, di mana meja perjamuannya jauh lebih rendah daripada meja yang kita gunakan di zaman modern, yaitu kurang lebih selutut tingginya. Duduk tanpa kursi dengan bersandar setengah berbaring pada tikar atau bantal merupakan posisi orang pada umumnya di sekeliling meja. Yohanes duduk begitu dekat dengan Tuhan sehingga ketika ia berpaling untuk bertanya kepada-Nya, ia “merapat pada Yesus” (Yoh. 13:23 BIS), dengan kepala yang bersandar di dada Yesus.
Kedekatan Yohanes dengan Yesus saat itu memberikan gambaran yang menolong kita memahami hidup kita bersama-Nya saat ini. Kita mungkin tidak dapat menyentuh Yesus secara fisik, tetapi kita bisa mempercayakan segala situasi yang membebani hidup kita kepada-Nya. Dia mengatakan, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Mat. 11:28). Sungguh kita diberkati karena memiliki Juruselamat yang setia dan dapat kita percayai dalam setiap situasi kehidupan kita! Maukah kamu “bersandar dekat kepada-Nya” hari ini? —James Banks
Tuhan Yesus, tolong kami bersandar kepada-Mu hari ini dan mempercayai-Mu sebagai sumber kekuatan dan pengharapanku. Aku menyerahkan seluruh kekhawatiranku kepada-Mu dan memuji-Mu karena Engkau setia.
Hanya Yesus yang memberikan kelegaan yang kita butuhkan.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate