Pages - Menu

Thursday, May 11, 2017

Bernyanyi Bersama Violet

Aku ingin pergi dan diam bersama-sama dengan Kristus—itu memang jauh lebih baik; tetapi lebih perlu untuk tinggal di dunia ini karena kamu. —Filipi 1:23-24
Bernyanyi Bersama Violet
Seorang wanita lanjut usia bernama Violet sedang duduk di atas ranjang rumah sakitnya di Jamaika. Ia tersenyum saat sejumlah remaja datang menjenguknya. Udara tengah hari yang panas dan lembab membuat ruangan itu semakin sesak, tetapi Violet tidak mengeluh. Sebaliknya, ia mulai memikir-mikirkan sebuah lagu untuk dinyanyikannya. Akhirnya, sambil tersenyum lebar, ia pun bernyanyi, “Aku berlari, meloncat, melompat, memuji Tuhan!” Saat bernyanyi, ia mengayunkan lengannya ke depan dan ke belakang seolah-olah sedang berlari. Air mata pun membanjiri wajah orang-orang yang mengelilinginya, karena Violet tidak lagi mempunyai kaki. Violet berkata bahwa ia bernyanyi karena, “Yesus sayang padaku—dan di surga aku akan punya kaki untuk berlari.”
Sukacita dan pengharapan akan surga yang dimiliki Violet seakan menegaskan perkataan Paulus dalam Filipi 1 ketika berbicara tentang soal hidup dan mati. “Jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. Jadi mana yang harus kupilih, aku tidak tahu. Aku didesak dari dua pihak: aku ingin pergi dan diam bersama-sama dengan Kristus—itu memang jauh lebih baik” (ay.22-23).
Setiap dari kita pernah menghadapi masa-masa sulit yang mungkin membuat kita merindukan janji dari kelegaan yang kita terima di surga kelak. Namun, seperti Violet yang tetap menunjukkan sukacita di tengah kondisinya saat ini, kita juga dapat terus “berlari, meloncat, melompat, memuji Tuhan”—baik untuk kehidupan melimpah yang diberikan-Nya di dunia ini maupun untuk sukacita terbesar yang menanti kita di surga mulia. —Dave Branon
Tuhan, di saat-saat yang sulit, tolonglah kami untuk menemukan sukacita. Tolong kami untuk menjalani hidup di tengah masa-masa sulit di dunia ini dengan kebahagiaan sambil menantikan kekekalan yang “jauh lebih baik”.
Ketika Allah memberi kita awal yang baru, kita menerima sukacita yang takkan pernah berakhir.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate