Pages - Menu

Wednesday, August 30, 2017

Menjadi Bersih

Setelah itu kamu akan Kuperciki dengan air jernih, supaya kamu bersih dari segala berhalamu dan dari segala sesuatu yang telah mencemarkan kamu. —Yehezkiel 36:25 BIS
Menjadi Bersih
Ketika membuka mesin pencuci piring kami, saya bingung dengan apa yang terjadi. Alih-alih melihat peralatan makan yang bersih berkilauan, saya malah mendapati piring dan gelas yang dipenuhi debu kapur. Saya bertanya-tanya, apakah air sumur di daerah kami yang kotor atau mesinnya yang rusak.
Tidak seperti mesin pencuci piring yang rusak, pembersihan oleh Allah menghapus semua kecemaran kita. Kita membaca di kitab Yehezkiel bahwa Allah memanggil umat-Nya untuk kembali kepada-Nya ketika Yehezkiel membagikan pesan Allah tentang kasih dan pengampunan-Nya. Israel telah berdosa ketika mereka mengabdi kepada ilah-ilah lain dan bangsa-bangsa lain. Namun, Tuhan menunjukkan belas kasihan-Nya dengan menyambut mereka kembali kepada-Nya. Dia berjanji untuk membersihkan mereka “dari segala berhala [mereka] dan dari segala sesuatu yang telah mencemarkan mereka” (36:25 BIS). Ketika Allah mencurahkan Roh-Nya ke dalam hati mereka (ay.27 BIS), Dia akan membawa mereka ke tempat yang berbuah lebat dan tidak ada kelaparan (ay.30).
Seperti pada zaman Nabi Yehezkiel, hari ini Tuhan menyambut kita kembali kepada-Nya pada saat kita tersesat. Ketika kita menyerahkan diri pada kehendak-Nya dan cara-Nya, Allah mengubah kita dengan membersihkan kita dari segala dosa. Dengan Roh Kudus yang berdiam di dalam diri kita, Allah menolong kita untuk mengikut-Nya dengan setia hari demi hari. —Sheridan Voysey
Tuhan Allah, tak tergambarkan rasanya saat dibersihkan dan diampuni. Terima kasih karena telah mengubahku menjadi ciptaan baru. Ajarku untuk berserah kepada-Mu setiap hari agar aku semakin serupa dengan Yesus.
Tuhan saja yang sanggup membersihkan kita dari kecemaran.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate