Pages - Menu

Wednesday, October 4, 2017

Interupsi Ilahi

Yesus bertanya kepadanya: “Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?” Jawab orang itu: “Tuhan, supaya aku dapat melihat!” —Lukas 18:40-41
Interupsi Ilahi
Para ahli setuju bahwa setiap hari sejumlah besar waktu yang kita miliki tergerus oleh beragam interupsi. Baik di tempat kerja atau di rumah, dering telepon atau kunjungan tak terduga dapat dengan mudah mengalihkan perhatian kita dari apa yang kita anggap sebagai tujuan utama kita.
Rasanya sebagian besar dari kita tidak menyukai adanya interupsi dalam kehidupan kita sehari-hari, apalagi ketika hal tersebut membuat kita merasa tidak nyaman atau harus mengubah rencana. Namun, Yesus menyikapi apa yang dapat dirasakan sebagai interupsi dengan cara yang jauh berbeda. Berulang kali dalam kitab-kitab Injil, kita melihat Tuhan menghentikan apa yang sedang dilakukan-Nya demi menolong seseorang yang membutuhkan.
Ketika Yesus sedang dalam perjalanan ke Yerusalem tempat Dia akan disalibkan, seorang pengemis buta di pinggir jalan berseru, “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!” (Luk. 18:35-38). Beberapa orang di tengah keramaian itu meminta si buta untuk diam, tetapi ia terus saja memanggil Yesus. Yesus berhenti dan bertanya kepada orang buta itu, “‘Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?’ Jawab orang itu: ‘Tuhan, supaya aku dapat melihat!’ Lalu kata Yesus kepadanya: ‘Melihatlah engkau, imanmu telah menyelamatkan engkau!’” (ay.41-42).
Ketika rencana-rencana kita diinterupsi oleh seseorang yang benar-benar membutuhkan pertolongan, kita dapat meminta Tuhan untuk memberikan hikmat bagaimana kita dapat merespons dengan penuh belas kasih. Apa yang awalnya kita anggap sebagai interupsi mungkin saja merupakan pertemuan ilahi yang telah ditetapkan Tuhan untuk terjadi pada hari itu. —David C. McCasland
Tuhan Yesus, penuhi kami dengan hikmat dan belas kasih-Mu agar kami dapat memberi tanggapan seperti yang Engkau berikan bagi mereka yang membutuhkan.
Interupsi dapat menjadi kesempatan untuk melayani sesama.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate