Pages - Menu

Monday, March 5, 2018

Rumput atau Rahmat

Lot memilih baginya seluruh Lembah Yordan itu. —Kejadian 13:11
Rumput atau Rahmat
Teman saya, Archie, pulang dari liburan dan mendapati tetangganya telah mendirikan pagar kayu yang mengambil sekitar 1,5 meter lahan miliknya. Selama beberapa minggu, Archie berusaha membujuk tetangganya untuk memindahkan pagar itu. Ia bahkan bersedia menanggung sebagian biayanya, tetapi semua usahanya sia-sia. Archie bisa saja membawa persoalan itu kepada pihak berwenang, tetapi ia memilih untuk mengesampingkan haknya dalam masalah itu dan membiarkan pagar itu tetap berdiri pada tempatnya. Ia berharap tetangganya itu akan mengalami rahmat Allah lewat sikapnya.
Mungkin ada yang menganggap Archie sebagai orang yang lemah. Tidak. Justru ia seorang pria yang kuat, tetapi ia memilih untuk menunjukkan rahmat Allah daripada memperebutkan sepetak rumput.
Saya terpikir akan Abraham dan Lot yang menghadapi konflik karena ternak dan gembala mereka memenuhi lahan yang sangat terbatas. “Karena itu terjadilah perkelahian antara para gembala Abram dan para gembala Lot. Waktu itu orang Kanaan dan orang Feris diam di negeri itu” (Kej. 13:7). Orang Kanaan dan Feris bukanlah orang-orang yang beriman. Lot memilih bagian lahan yang terbaik, tetapi ia kehilangan semua itu pada akhirnya. Abraham mengambil lahan yang tersisa dan ternyata memperoleh tanah yang dijanjikan Allah (ay.12-17).
Kita memang memiliki hak dan kita boleh menuntut hak itu, terutama ketika orang lain sepertinya melanggar hak kita. Adakalanya kita memang harus menuntut agar hak kita dipenuhi. Paulus melakukannya ketika Mahkamah Agama memperlakukannya dengan tidak adil (baca Kis. 23:1-3). Namun, kita dapat memilih untuk mengesampingkan hak kita demi menunjukkan kepada sesama kita suatu jalan yang lebih baik. Itu yang disebut Alkitab sebagai “kelemahlembutan” - bukan kelemahan. Itulah kekuatan yang dimampukan oleh Allah. - David H. Roper
Tuhan, aku suka mengutamakan diri sendiri, tetapi beri aku hikmat untuk tahu kapan harus mengesampingkan hakku agar aku menunjukkan rahmat-Mu kepada sesamaku.
Hidup kita memberikan gambaran tentang Allah kepada sesama.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate