Pages - Menu

Tuesday, March 6, 2018

Seperti Anak Kecil

Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka. —Markus 10:14
Seperti Anak Kecil
Seorang anak kecil menari dengan riang dan anggun mengikuti alunan musik pujian. Hanya ia sendiri di lorong ruang kebaktian itu, tetapi ia tidak peduli. Ia terus berputar, melambai-lambaikan kedua tangannya, dan mengayunkan kaki-kakinya sesuai irama. Sang ibu hanya tersenyum melihat tingkah putrinya dan tidak berusaha menghentikannya.
Hati saya bersukacita melihat gadis kecil itu. Dalam hati, saya ingin menari bersamanya, tetapi saya bergeming. Rasanya sudah lama saya tidak lagi berani mengungkapkan sukacita dan kekaguman secara lepas, seperti yang pernah saya alami di masa kanak-kanak. Walaupun kita memang harus bertumbuh dewasa dan melepaskan sifat kekanak-kanakan, tidak seharusnya kita kehilangan perasaan sukacita dan kagum itu, terutama dalam hubungan kita dengan Allah.
Saat Yesus hidup di bumi, Dia menyambut anak-anak yang datang kepada-Nya dan sering menyebut mereka dalam pengajaran-Nya (Mat. 11:25; 18:3; 21:16). Dalam satu kesempatan, Yesus menegur para murid yang menghalang-halangi sejumlah orangtua yang membawa anak-anak mereka datang kepada-Nya untuk menerima berkat. Dia berkata, “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah” (Mrk. 10:14). Yesus mengacu pada karakter serupa kanak-kanak yang membuat kita bersedia untuk menerima Kristus—tidak hanya perasaan sukacita dan kagum, tetapi juga ketulusan, ketergantungan, kepercayaan, dan kerendahan hati.
Kekaguman dan sukacita yang serupa kanak-kanak (dan karakter-karakter lainnya) membuka hati kita untuk lebih terbuka menerima Kristus. Dia terus menantikan kita untuk datang dan berserah kepada-Nya. —Alyson Kieda
Abba (Bapa), tolong kami untuk lebih serupa kanak-kanak dalam hubungan kami dengan-Mu. Kami ingin dipenuhi rasa kagum atas semua yang telah Engkau lakukan.
Iman bersinar paling cemerlang di dalam hati yang serupa kanak-kanak.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate