Pages - Menu

Monday, October 22, 2018

Harta di dalam Labu

Harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami. —2 Korintus 4:7
Harta di dalam Labu
Sebagai seorang ibu muda, saya bertekad mendokumentasikan kehidupan putri saya di tahun pertamanya. Saya memotretnya bulan demi bulan untuk melihat perubahan dan pertumbuhannya. Dalam salah satu foto favorit saya, ia duduk dengan ceria di dalam sebuah labu yang saya beli dari petani setempat dengan isi yang telah dikeluarkan. Ke dalam sebuah labu berukuran raksasa itulah, putri kesayangan saya masuk dan duduk. Labu itu akan layu dalam beberapa minggu, tetapi putri saya terus tumbuh dan berkembang.
Cara Paulus menggambarkan pengenalan akan kebenaran tentang Yesus mengingatkan saya pada foto anak saya itu. Paulus mengibaratkan pengenalan tentang Yesus di dalam hati kita itu sebagai harta yang tersimpan di dalam bejana tanah liat. Mengingat apa yang Yesus lakukan bagi kita akan memberikan keberanian dan kekuatan kepada kita untuk bertekun melewati pergumulan demi pergumulan sekalipun “dalam segala hal [kita] ditindas” (2Kor. 4:8). Karena kuasa Allah hadir dalam hidup kita, saat kita “dihempaskan, namun tidak binasa,” kita akan menunjukkan kehidupan Yesus secara nyata di dalam diri kita (ay.9-10).
Seperti labu yang layu, kita mungkin dibuat lelah dan tak berdaya oleh pencobaan-pencobaan yang kita hadapi. Namun, sukacita Yesus dalam diri kita dapat terus bertumbuh di tengah segala tantangan tersebut. Pengenalan kita akan Dia—akan kuasa-Nya yang terus bekerja di dalam diri kita—merupakan harta yang tersimpan dalam tubuh kita yang rapuh. Kita dapat bertumbuh saat menghadapi beragam kesulitan karena kuasa-Nya bekerja nyata dalam diri kita. —Kirsten Holmberg
Bapa terkasih, terima kasih karena Engkau telah menaruh kebenaran-Mu di dalam hati dan hidupku. Tolong aku untuk bertahan dalam menghadapi tantangan dengan kuasa-Mu. Kiranya orang lain melihat karya-Mu di hidupku dan mau mengenal-Mu.
Kuasa Allah terus bekerja di dalam diri kita.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate