Pages - Menu

Tuesday, May 14, 2013

Kencangkan Tali Sepatu

Baca: Yosua 7:1-12 Orang Israel berubah setia dengan mengambil barang-barang yang dikhususkan itu, karena Akhan . . . mengambil sesuatu dari barang-barang yang dikhususkan itu. —Yosua 7:1 Tindakan satu orang dapat mempengaruhi seluruh kelompoknya. Hal ini disaksikan sendiri oleh Sebastian Junger, seorang wartawan yang mengikuti pergerakan dari sebuah peleton tentara. Junger menyaksikan seorang prajurit menegur prajurit lain yang tali sepatunya terlepas dan terurai ke tanah. Ia menegur rekannya itu bukan karena penampilannya, melainkan karena tali sepatu yang terlepas itu dapat membahayakan seluruh peleton—bisa-bisa ia tersandung dan jatuh pada saat-saat yang genting. Junger menyadari bahwa tindakan satu orang rupanya mempengaruhi setiap orang di sekitarnya. Akhan mendapati bahwa “tali sepatunya terlepas,” dan kita belajar dari kisahnya bahwa dosa tidak pernah hanya merugikan diri pelakunya. Setelah kemenangan besar di Yerikho, Allah memberikan perintah yang terperinci kepada Yosua tentang cara memperlakukan kota tersebut dan segala isinya (Yos. 6:18). Umat Israel dilarang “mengambil sesuatu dari barang-barang yang dikhususkan itu” dan harus memasukkan segala emas dan perak “ke dalam perbendaharaan TUHAN” (ayat 18-19). Namun mereka melanggar perintah Allah itu (7:1). Yang menarik di sini, bukan seluruh umat Israel yang berdosa melainkan hanya satu orang yang melakukannya, yakni Akhan. Namun karena tindakannya itu, semua orang terkena akibatnya dan Allah pun dipermalukan. Sebagai pengikut Kristus, kita semua bertanggung jawab kepada satu sama lain dan masing-masing tindakan kita dapat mempengaruhi seluruh tubuh Kristus dan juga nama Allah. Mari “kencangkan tali sepatu” kita sehingga, baik secara pribadi maupun bersama, kita memberi-Nya penghormatan yang memang layak Dia terima. —MLW Tuhan, kami sadar dosa kami tak pernah hanya merugikan kami sendiri. Tolong kami untuk ingat bahwa kami milik-Mu dan kami bertanggung jawab kepada satu sama lain. Ingatkan bahwa dosa itu mendukakan-Mu dan mempengaruhi saudara seiman yang lain. Pada akhirnya, dosa pribadi pasti akan membawa pengaruh luas kepada sesama.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate