Pages - Menu

Wednesday, April 9, 2014

Dikasihi Untuk Mengasihi

Sebab itu haruslah kamu menunjukkan kasihmu kepada orang asing, sebab kamu pun dahulu adalah orang asing di tanah Mesir. —Ulangan 10:19

Dikasihi Untuk Mengasihi
Sekalipun terus-menerus berada dalam bahaya saat menetap di Jerman yang dikuasai Hitler, Dietrich Bonhoeffer memilih untuk tetap tinggal. Saya membayangkan bahwa ia mempunyai pandangan yang sama seperti Paulus, hatinya rindu untuk berada di surga, tetapi Allah menghendakinya tetap tinggal di mana ia dibutuhkan (Flp. 1:21). Jadi, ia tetap tinggal, dan sebagai pendeta ia mengadakan ibadah secara diam-diam dan terus menentang kekejaman rezim Hitler.

Meski bahaya harus dihadapinya sehari-hari, Bonhoeffer menulis buku Life Together (Hidup Bersama)—sebuah buku tentang pelayanan keramahtamahan. Ia membuktikan sendiri prinsip ini ketika ia hidup dan bekerja di tengah suatu komunitas biara dan ketika ia dipenjara. Bonhoeffer mengajarkan bahwa setiap waktu makan, setiap tugas, dan setiap perbincangan adalah suatu kesempatan untuk menunjukkan Kristus kepada orang lain, bahkan pada saat kita berada di bawah tekanan yang amat besar.

Kita membaca dalam kitab Ulangan bahwa seperti Allah memelihara bangsa Israel yang sedang meninggalkan Mesir, Dia memerintahkan mereka untuk meneladani-Nya dengan cara mengasihi dan melayani orang asing dan para janda (10:18-19, Kel. 22:21-22). Kita pun telah dikasihi Allah dan dimampukan oleh Roh-Nya untuk melayani Dia dengan melayani sesama dalam berbagai cara setiap hari lewat perkataan dan tindakan kita yang baik.

Adakah sesama kita yang sedang merasa kesepian atau kehilangan arah? Ketika kita semua menjalani hidup dan bekerja bersama bagi- Nya, kita dapat meyakini bahwa Tuhan akan memampukan kita untuk membawa pengharapan dan belas kasihan kepada mereka. —RKK

Kiranya aku melayani-Nya dengan sepenuh hati,
Dan biarlah hidupku diuji di hadapan mata-Nya,
Tiap jam menjadi berkat dari Tuhan yang pemurah,
Tiap hari berjanji memberi yang terbaik bagi-Nya. —NN.

Semakin kita memahami kasih Allah kepada kita, semakin besar pula kasih kita kepada sesama.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate