Pages - Menu

Thursday, February 1, 2018

Pengharapan Besar

Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, hosana di tempat yang mahatinggi! —Matius 21:9
Pengharapan Besar
Ketika pemasang iklan merekayasa foto patung marmer karya Michelangelo yang menggambarkan tokoh Daud dari Alkitab, pemerintah Italia dan pengurus museum di sana menyatakan keberatan. Menurut mereka, gambaran Daud menyandang sebilah bedil (bukan umban seperti di Alkitab) merupakan pelanggaran—“sama saja dengan menghancurkan patung itu memakai palu, atau bahkan lebih buruk dari itu,” kata seorang pejabat urusan kebudayaan.
Pada abad pertama di Yerusalem, Daud dikenang sebagai gembala, penyair, pahlawan, sekaligus raja Israel yang harum namanya. Nama Daud juga membawa pengharapan besar bagi Israel dan para nabi menubuatkan bahwa keturunan Daudlah yang akhirnya akan mengalahkan musuh-musuh Israel. Oleh karena itu, berabad-abad kemudian, saat orang banyak menyambut Yesus sebagai Anak Daud (Mat. 21:6-9), mereka berharap Yesuslah yang akan memimpin pemberontakan untuk mengusir penjajah Romawi. Namun, Yesus justru menjungkirbalikkan meja-meja penukaran uang di Bait Allah untuk mengembalikan rumah Bapa-Nya itu sebagai rumah doa bagi semua bangsa. Para pemimpin Israel pun geram. Yesus bukanlah Mesias dan Anak Daud yang mereka nantikan. Maka tanpa menyadari apa yang mereka perbuat, mereka membiarkan para algojo Romawi untuk memakukan tangan dan kaki Sang Raja Israel yang sejati.
Alih-alih menghentikan mereka, Yesus merelakan diri digantung pada salib yang hina—direndahkan dan dicela. Namun lewat kebangkitan-Nya, kita tahu bahwa Anak Daud yang sejati telah mengalahkan musuh-musuh-Nya dengan kasih dan memanggil anak-anak-Nya dari segala bangsa untuk memberitakan kabar kemenangan-Nya. —Mart DeHaan
Bapa di surga, meski sulit bagi kami untuk mengakuinya, tetapi memang kami sering merasa bimbang. Kami berusaha mempertahankan pencitraan diri yang kami sukai daripada memuliakan kasih-Mu yang tak ternilai.
Yesus menunjukkan bahwa Allah selalu lebih baik daripada segala bayangan dan harapan kita.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate