Pages - Menu

Monday, March 26, 2018

Arti Hidup Ini

Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu. —Lukas 12:15
Arti Hidup Ini
Akhir-akhir ini, saat membaca buku-buku yang berisi nasihat pengelolaan uang, saya memperhatikan ada tren yang menarik. Hampir semua buku itu memberikan nasihat yang baik, tetapi banyak di antaranya menyiratkan bahwa alasan utama dari hidup hemat adalah keinginan untuk hidup bak miliuner di masa depan. Namun, satu buku memberikan perspektif yang berbeda. Buku itu menganjurkan bahwa hidup apa adanya sangatlah penting untuk memiliki hidup yang berkelimpahan. Jika kamu merasa membutuhkan sesuatu yang lebih mewah atau harta yang lebih banyak untuk dapat merasakan sukacita, buku itu menyatakan, “kamu telah kehilangan arti hidup ini.”
Pencerahan itu mengingatkan saya pada tanggapan Yesus saat seseorang meminta-Nya untuk mendesak saudaranya agar berbagi warisan dengannya. Alih-alih bersimpati, Yesus menegurnya lalu memperingatkan tentang “segala ketamakan”—karena hidup manusia “tidaklah tergantung dari pada kekayaannya” (Luk. 12:15). Yesus pun bercerita tentang rencana seorang kaya yang ingin menyimpan hasil panennya dan menikmati kemewahan hidup dengan akhir yang fatal. Kekayaannya itu sia-sia, karena ia mati malam itu juga (ay.16-20).
Meskipun kita memang bertanggung jawab untuk memakai harta benda kita dengan bijaksana, Yesus mengingatkan kita untuk memeriksa motivasi kita. Hati kita haruslah terarah untuk mencari Kerajaan Allah—mengenal-Nya dan melayani sesama—dan bukan untuk menjamin masa depan kita sendiri (ay.29-31). Ketika kita menjalani hidup bagi-Nya dan rela berbagi dengan sesama, kita dapat sepenuhnya menikmati hidup yang berkelimpahan bersama-Nya saat ini juga—di dalam kerajaan yang memberikan arti bagi seluruh aspek hidup kita (ay.32-34). —Monica Brands
Tuhan, terima kasih atas kemurahan hati-Mu. Ajari kami menikmati pemberian-Mu dan membagikannya dengan sesama. Tolong kami untuk bersandar kepada-Mu.
Hidup berkelimpahan dalam Kerajaan Allah dapat kita nikmati saat ini juga.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate