Pages - Menu

Sunday, January 27, 2019

Orang Baik dari Berbagai Bangsa

Mungkin justru untuk saat yang seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu. —Ester 4:14
Orang Baik dari Berbagai Bangsa
Di Yad Vashem, Museum Peringatan Holocaust di Yerusalem, saya dan suami mengunjungi taman Orang Baik dari Berbagai Bangsa, yang dibangun untuk menghormati mereka yang mempertaruhkan nyawa dalam menyelamatkan orang Yahudi selama peristiwa Holocaust. Di sana, kami bertemu sekelompok orang dari Belanda. Seorang wanita dari rombongan itu datang untuk melihat nama kakek dan neneknya yang tercantum pada plakat besar. Karena penasaran, kami pun bertanya tentang kisah keluarganya.
Kakek nenek wanita itu—Pdt. Pieter dan Adriana Müller—adalah anggota jaringan perlawanan yang mengadopsi seorang anak laki-laki Yahudi berumur dua tahun menjadi putra bungsu mereka pada tahun 1943-1945.
Tersentuh oleh ceritanya, kami lalu bertanya, “Apakah anak itu selamat?” Seorang pria yang lebih tua dalam rombongan tadi menyahut, “Sayalah anak itu!”
Keberanian banyak orang untuk menyelamatkan orang Yahudi itu mengingatkan saya pada Ratu Ester. Ia mungkin sempat berpikir bisa lolos dari keputusan Raja Ahasyweros untuk memusnahkan orang Yahudi pada sekitar tahun 475 SM karena ia berhasil menyembunyikan asal-usulnya. Namun, Ester akhirnya tergerak untuk bertindak—meski risikonya mati—ketika sepupunya memohon agar Ester tidak mengabaikan asal-usulnya sebagai orang Yahudi, sebab ia ditempatkan pada posisinya sebagai ratu “justru untuk saat yang seperti ini” (Est. 4:14).
Kita mungkin belum pernah didesak membuat keputusan hidup-mati seperti itu. Namun, adakalanya kita menghadapi pilihan untuk menentang ketidakadilan atau tetap diam; untuk membantu seseorang yang mengalami kesulitan atau menutup mata. Kiranya Allah memberi kita keberanian melakukan yang benar. —Lisa Samra
Bapa, terima kasih atas kasih-Mu bagi orang yang tertindas dan tak berdaya. Tolong kami untuk peka pada tuntunan-Mu agar tahu kapan harus bertindak.
Adakah orang-orang yang perlu kamu bela? Mintalah Allah untuk memberimu keberanian bertindak pada waktu yang tepat.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate