Pages - Menu

Thursday, September 26, 2019

Iman yang Teguh

Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah. —Yohanes 19:40
Iman yang Teguh
Desmond Doss dikenai wajib militer pada Perang Dunia II sebagai prajurit yang tidak terjun ke medan perang. Meskipun keyakinan agama melarangnya menyandang senjata, Doss dengan sangat cekatan bekerja sebagai tenaga medis. Dalam suatu pertempuran, ia menerobos tembakan musuh yang bertubi-tubi demi membawa tujuh puluh lima rekannya yang terluka ke tempat yang aman. Kisah heroiknya kemudian diceritakan dalam film dokumenter The Conscientious Objector dan difilmkan lagi dalam Hacksaw Ridge.
Daftar para pahlawan iman di dalam Alkitab mencatat tokoh-tokoh pemberani seperti Abraham, Musa, Daud, Elia, Petrus, dan Paulus. Namun, ada juga sejumlah pahlawan lain yang jarang disebut-sebut, seperti Yusuf dari Arimatea dan Nikodemus. Mereka mempertaruhkan kedudukan mereka di antara kalangan pemimpin Yahudi dengan menurunkan mayat Kristus dari salib dan menguburkan-Nya secara layak (Yoh. 19:40-42). Sungguh tindakan yang berani dari Yusuf, seorang murid Yesus yang ketakutan dan tidak berani menunjukkan dukungannya secara terbuka, serta Nikodemus, seseorang yang sebelumnya hanya berani mengunjungi-Nya di malam hari (ay.38-39). Yang lebih mengesankan lagi, mereka mengukuhkan iman mereka sebelum Yesus bangkit dengan penuh kemenangan dari kematian. Mengapa?
Mungkin cara Yesus mati dan berbagai peristiwa yang terjadi sesudahnya (Mat. 27:50-54) telah meneguhkan iman yang ragu-ragu dari para pengikut yang ketakutan itu. Mungkin mereka belajar berfokus kepada Allah dan bukan kepada apa yang dapat diperbuat orang terhadap mereka. Apa pun yang menginspirasi mereka, kiranya kita mengikuti teladan mereka dan menunjukkan keberanian untuk melangkah dalam iman kepada Allah demi sesama kita hari ini. —Remi Oyedele
WAWASAN
Adat penguburan Yahudi mengharuskan jenazah dimakamkan dalam waktu dua puluh empat jam. Hukum Taurat memerintahkan bahwa mayat orang yang disalib harus diturunkan dan tidak boleh dibiarkan tergantung semalaman (Ulangan 21:22-23; Yohanes 19:31). Seandainya Yusuf tidak meminta mayat Yesus kepada Pilatus (Yohanes 19:38), maka Yesus akan dikuburkan bersama dua penjahat di kubur yang sama. Yusuf dari Arimatea adalah orang kaya sekaligus pemimpin berpengaruh dalam Sanhedrin, Mahkamah Agung agama Yahudi. Ia orang benar yang sedang menanti Kerajaan Allah. Meskipun ia diam-diam seorang murid Yesus, ia tidak takut melawan keputusan Sanhedrin yang menghukum mati sang Juruselamat (Matius 27:57; Markus 15:43; Lukas 23:50-52). Yusuf membaringkan tubuh Kristus “di dalam kuburnya yang baru” (Matius 27:60). Penguburan Yesus di dalam kubur orang kaya adalah penggenapan Yesaya 53:9 (BIS). —K.T. Sim
Dengan cara apa kamu telah hidup dengan berani bagi imanmu kepada Yesus? Hal berbeda apa yang dapat kamu lakukan untuk menunjukkan imanmu kepada dunia?
Keberanian bukanlah ketiadaan rasa takut, tetapi kemenangan darinya. Nelson Mandela

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate