Pages - Menu

Thursday, July 21, 2016

Gangguan yang Disengaja

Tetapi firman Tuhan: “Layakkah engkau marah?” —Yunus 4:4
Gangguan yang Disengaja
Ketika pertama kalinya saya dan istri berkolaborasi untuk menulis sesuatu, kami sama-sama menyadari bahwa kebiasaan saya yang suka menunda-nunda akan menjadi halangan utama. Tugas istri adalah menyunting tulisan saya dan mengingatkan batas waktunya, tetapi tugas saya sepertinya adalah membuat istri kewalahan. Keteraturan dan kesabaran istri saya sering berhasil menolong saya mengatasi kesulitan dalam mengikuti tenggat dan arahan.
Saya berjanji untuk menyelesaikan sejumlah tulisan dalam satu hari. Memang pada sejam pertama, saya mengerjakannya dengan tekun. Setelah puas dengan apa yang saya capai sejauh itu, saya memilih untuk beristirahat. Dan tanpa saya sadari, waktu pun hampir usai. Karena saya pasti akan menghadapi masalah, saya pun mencari jalan keluar. Lalu saya memutuskan untuk mengerjakan beberapa tugas di rumah yang tidak disukai istri saya dengan harapan menerima pujian darinya ketika saya melakukannya.
Rencana itu gagal.
Terkadang saya memperlakukan Allah dengan cara yang sama. Dia membawa seseorang yang diinginkan-Nya untuk saya layani atau memberikan tugas untuk saya selesaikan. Seperti Yunus, yang melarikan diri dari tugas yang Allah berikan (Yun. 4:2), saya perlu mengesampingkan perasaan saya. Yang sesungguhnya Dia inginkan adalah ketaatan saya pada hal-hal yang menjadi prioritas-Nya, tetapi saya justru sering berusaha membuat Allah terkesan dengan perbuatan baik atau aktivitas rohani yang saya lakukan. Tentu saja, rencana saya itu gagal.
Apakah kamu sedang menghindari tugas yang jelas-jelas diberikan Allah untuk kamu selesaikan? Percayalah, kamu akan mengalami kepuasan sejati ketika mengerjakan semua itu dengan kekuatan dan cara-Nya sendiri. —Randy Kilgore
Bapa terkasih, tolong kami menyadari bahwa kesibukan dan gangguan yang mengalihkan perhatian kami adalah bentuk ketidaktaatan dan keengganan kami untuk mengerjakan apa yang Engkau inginkan untuk kami lakukan.
Ketaatan kita menyenangkan Allah.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate