Pages - Menu

Saturday, October 13, 2018

Dia Memikul Beban Kita

Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh. —1 Petrus 2:24
Dia Memikul Beban Kita
Bukanlah hal yang luar biasa apabila kita menerima tagihan air atau listrik dalam jumlah besar. Namun, Kieran Healy dari Carolina Utara, Amerika Serikat, menerima tagihan pemakaian air yang sangat mengejutkan. Pemberitahuan tersebut menyebutkan bahwa ia berhutang 100 juta dolar! Karena yakin bahwa ia tidak menggunakan air sebanyak itu pada bulan sebelumnya, dengan setengah bercanda Healy menanyakan kepada pihak pengelola apakah ia boleh menyicil pembayarannya.
Berhutang 100 juta dolar memang bisa menjadi beban yang sangat berat, tetapi itu tak seberapa jika dibandingkan dengan beban yang harus kita pikul akibat dosa—beban yang nyata dan tak terukur besarnya. Jika kita mencoba untuk memikul beban dan konsekuensi dari dosa-dosa kita, pada akhirnya kita akan merasa kewalahan dan dipenuhi perasaan malu dan bersalah. Sesungguhnya kita tidak akan pernah sanggup memikul beban tersebut.
Kita memang tidak perlu memikul beban itu. Perkataan Petrus mengingatkan orang percaya bahwa hanya Yesus, Anak Allah yang tidak berdosa, yang dapat memikul beban dosa kita dan konsekuensinya yang berat (1Ptr. 2:24). Lewat kematian-Nya di kayu salib, Yesus sendirilah yang memikul semua kesalahan kita dan memberi kita pengampunan. Karena Yesus memikul seluruh beban dosa kita, kita tidak perlu menderita hukuman yang seharusnya kita terima.
Alih-alih hidup dalam ketakutan atau rasa bersalah, yaitu “cara hidup [kita] yang sia-sia yang [kita] warisi dari nenek moyang” kita (1:18 bis), kita dapat menikmati cara hidup yang baru dalam kasih dan kemerdekaan (1:22-23). —Marvin Williams
Tuhan, kadang beban rasa bersalah dan malu kami terasa begitu berat. Tolong kami menyerahkan masa lalu dan kepedihannya kepada Engkau agar kami merasakan damai-Mu, karena Engkau telah memikul semuanya dan memerdekakan kami.
Yesus memikul beban dosa kita supaya dapat memberi kita hidup baru.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate