Pages - Menu

Friday, February 1, 2019

Kedalaman Kasih

Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. —Roma 5:8
Kedalaman Kasih
Waktu pertama kali keduanya bertemu, Edwin Stanton memandang rendah presiden Amerika Serikat, Abraham Lincoln, secara pribadi maupun profesional. Stanton bahkan menjuluki Lincoln sebagai “mahkluk bertangan panjang”. Namun, Lincoln menghargai kemampuan Stanton dan memaafkannya, bahkan memberi Stanton posisi penting di dalam kabinetnya semasa Perang Saudara. Stanton pun mulai menganggap Lincoln sebagai sahabatnya. Stantonlah yang sepanjang malam berada di samping tempat tidur Lincoln setelah sang presiden ditembak di Gedung Ford’s Theater. Pada saat Lincoln wafat, dengan berlinang air mata Stanton berkata, “Sekarang, ia telah masuk dalam keabadian.”
Perdamaian adalah hal yang indah. Rasul Petrus menganjurkannya kepada para pengikut Yesus lewat tulisannya, “Yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa” (1Ptr. 4:8). Perkataan Petrus membuat saya bertanya-tanya apakah saat itu ia teringat akan penyangkalannya sendiri terhadap Yesus (Luk. 22:54-62) dan pengampunan yang Yesus berikan kepadanya (dan kepada kita) melalui karya-Nya di kayu salib.
Kedalaman kasih yang ditunjukkan Yesus melalui kematian-Nya di kayu salib membebaskan kita dari utang dosa dan membuka jalan bagi kita untuk berdamai dengan Allah (Kol. 1:19-20). Pengampunan-Nya memampukan kita mengampuni sesama ketika kita menyadari ketidakmampuan kita untuk mengampuni dengan kekuatan kita sendiri dan meminta Dia untuk menolong kita. Ketika kita mengasihi sesama karena Sang Juruselamat juga mengasihi mereka, dan kita bersedia mengampuni orang lain karena Dia sudah mengampuni kita, Allah akan memberi kekuatan untuk meninggalkan masa lalu dan berjalan maju bersama-Nya untuk mengalami anugerah yang indah dan baru. —James Banks
Kerelaan Allah untuk mengampuni menjadi ujian terhadap sikap saya sendiri. —Oswald Chambers

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate