Pages - Menu

Wednesday, July 10, 2019

Realitas yang Tidak Kelihatan

Berdoalah Elisa: “Ya Tuhan: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat.” —2 Raja-Raja 6:17
Realitas yang Tidak Kelihatan
Stephen Cass, editor di majalah Discover, bertekad menginvestigasi hal-hal tidak kelihatan yang menjadi bagian kehidupannya sehari-hari. Saat berjalan menuju kantornya di kota New York, ia berpikir, “Seandainya aku bisa melihat gelombang radio, maka puncak gedung Empire State (yang menjadi tempat dari banyak antena radio dan TV) akan bercahaya terang benderang bagaikan nyala sinar yang berwarna-warni dan menerangi seluruh kota.” Ia menyadari dirinya dikelilingi gelombang elektromagnetik yang tidak kasatmata dari sinyal radio dan TV, Wi-Fi, dan lain-lain.
Suatu pagi, bujang atau pelayan Nabi Elisa belajar tentang realitas lain yang juga tidak kelihatan, yakni dunia spiritual yang tidak kasatmata. Ia bangun pagi itu dan mendapati diri serta majikannya sudah dikelilingi oleh pasukan bangsa Aram. Sejauh mata memandang, yang terlihat hanyalah lautan tentara yang duduk di atas kuda dan kereta perang (2 Raj. 6:15)! Pelayan itu merasa takut, tetapi Elisa tetap percaya diri karena ia melihat bala tentara malaikat yang mengelilingi mereka. Ia berkata, “Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita dari pada yang menyertai mereka” (ay.16). Lalu, Elisa meminta Tuhan membuka mata sang pelayan agar juga bisa melihat bahwa Tuhan telah mengelilingi musuh mereka dan Dialah yang memegang kendali (ay.17).
Apakah kamu merasa kepayahan dan tak berdaya? Ingat bahwa Allah tetap memegang kendali dan berperang bagimu. Dia “menyuruh malaikat-Nya menjagai engkau, untuk melindungi engkau ke mana saja engkau pergi” (Mzm. 91:11 BIS). —Poh Fang Chia
WAWASAN
Dalam Perjanjian Lama, Aram (2 Raja-raja 6:8) adalah wilayah yang sekarang dikenal sebagai Siria. Ibukotanya, yaitu Damsyik, adalah salah satu kota besar pada zaman kuno dan tetap terkemuka sampai masa Perjanjian Lama. Damsyik merupakan kota tujuan Saul dari Tarsus dalam misinya untuk menganiaya para pengikut Yesus (Kisah Para Rasul 9). —Bill Crowder
Bagaimana kamu bisa belajar mempercayai pertolongan supernatural dari Allah? Bagaimana kepercayaan itu akan mengubah caramu menghadapi kesulitan?
Janganlah takut, Allah selalu menyertai dan berada di pihak kita.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate