Pages - Menu

Friday, October 4, 2019

Dia Menenangkan Badai

Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: “Tenanglah! Aku ini, jangan takut.” —Matius 14:27
Dia Menenangkan Badai
Jim dengan berapi-api menceritakan tentang permasalahan yang dihadapinya di kantor: perpecahan, sikap suka menghakimi, dan kesalahpahaman di antara rekan-rekan satu timnya. Setelah satu jam mendengarkan kekhawatirannya, saya menyarankan, “Mari kita bertanya kepada Tuhan Yesus apa yang Dia mau kita lakukan dalam situasi seperti ini.” Kami pun duduk diam selama lima menit, kemudian sesuatu yang luar biasa terjadi. Kami berdua merasakan damai sejahtera dari Allah turun menyelimuti kami. Kami merasa lebih tenang saat merasakan kehadiran dan tuntunan-Nya, sehingga kami merasa percaya diri untuk kembali menghadapi masalah yang ada.
Petrus, salah seorang murid Yesus, juga membutuhkan kehadiran Allah yang menenangkan. Suatu malam ia dan murid-murid lainnya sedang berlayar melintasi Danau Galilea ketika terjadi badai besar. Tiba-tiba saja Yesus muncul dengan berjalan di atas air! Tentulah hal itu mengejutkan para murid. Yesus meyakinkan mereka: “Tenanglah! Aku ini, jangan takut” (Mat. 14:27). Petrus sontak bertanya kepada Yesus apakah ia bisa datang menghampiri-Nya. Lalu, ia turun dari perahu dan berjalan menghampiri Yesus. Namun, tidak lama kemudian, ia sudah kehilangan fokus dan tersadar akan bahaya yang mengancam serta situasi tidak masuk akal yang sedang dialaminya. Ia pun mulai tenggelam. Petrus berseru, “Tuhan, tolonglah aku!” dan dengan penuh kasih, Yesus menyelamatkannya (ay.30-31).
Seperti Petrus, kita dapat belajar bahwa Yesus, Anak Allah, selalu menyertai kita, bahkan dalam badai kehidupan! —Estera Pirosca Escobar
WAWASAN
Injil Matius dan Markus menceritakan dua peristiwa berbeda ketika Yesus meredakan angin ribut di Danau Galilea, di hadapan para murid-Nya yang ketakutan. Pada peristiwa pertama, Yesus sedang tidur di buritan ketika taufan yang sangat dahsyat mendera kapal itu (Matius 8:23-27; Markus 4:35-41). Pada peristiwa kedua, para murid sedang menyeberangi danau ketika Yesus mendatangi mereka di tengah tiupan angin sakal dengan berjalan di atas air (Matius 14:22-33; Markus 6:45-51).
Injil Lukas hanya menceritakan peristiwa ketika Yesus tertidur di kapal (8:22-25), sedangkan Yohanes hanya memuat peristiwa Yesus berjalan di atas air (6:16-21). Catatan di Matius dan Markus memperlihatkan bahwa ketika Kristus menginjakkan kaki di atas kapal dan meredakan badai dengan kehadiran-Nya, para murid sudah pernah menyaksikan Dia meneduhkan danau itu dengan perkataan-Nya. —Mart DeHaan
Badai kehidupan apa yang sedang kamu alami hari ini? Apa yang dapat kamu lakukan untuk mengalihkan fokus dari permasalahan yang sedang kamu hadapi kepada Pribadi yang dapat menenangkan badai itu?
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sanggup dan berkuasa untuk menenangkan badai dalam hidup kami. Tolonglah kami mempercayai-Mu.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Translate