Pages - Menu

Sunday, December 29, 2019

Dibasuh dalam Kasih

Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman. —Yakobus 2:24
Dibasuh dalam Kasih
Sebuah gereja kecil di California Selatan melihat kesempatan untuk menunjukkan kasih Allah dengan cara yang praktis. Jemaat gereja itu berkumpul di sebuah tempat cuci pakaian swalayan untuk membantu warga yang berkekurangan dengan cara mencucikan pakaian mereka. Mereka mencuci dan melipat pakaian bersama-sama, sambil membagikan makanan hangat atau sekantong sembako untuk mereka yang ikut dalam kegiatan itu.
Seorang relawan menyatakan bahwa upah terbesar diterimanya dari “hubungan yang terjalin dengan orang-orang . . . saat mendengarkan cerita mereka.” Karena sudah mengenal Yesus Kristus, para relawan ingin menunjukkan iman mereka lewat perkataan dan perbuatan kasih yang menolong mereka menjalin hubungan yang tulus dengan sesama.
Rasul Yakobus menegaskan bahwa setiap pelayanan kasih dari orang percaya adalah buah dari iman yang tulus. Ia berkata, “Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati” (Yak. 2:14-17). Kita menjadi anak-anak Allah lewat deklarasi iman, tetapi kita berlaku sebagai orang percaya yang mempercayai dan mengikut Yesus ketika kita melayani-Nya lewat pelayanan kepada sesama (ay.24). Iman dan pelayanan saling berhubungan erat seperti tubuh dan roh (ay.26), suatu gambaran indah tentang kuasa Kristus yang bekerja di dalam dan melalui kita.
Setelah menerima secara pribadi fakta bahwa pengorbanan Kristus di kayu salib telah membasuh kita dalam kasih yang sempurna, kini kita dapat memberikan respons iman secara tulus lewat pelayanan kasih kita kepada orang lain.—Xochitl Dixon
WAWASAN
Kitab Yakobus telah dibandingkan dengan kitab Amsal karena keduanya sama-sama memuat nasihat praktis untuk menjalani kehidupan beriman kepada Allah. Yakobus 2:14-26 adalah dasar untuk memahami hubungan antara iman kita dengan perbuatan kita. Yakobus memperkenalkan topik ini di awal suratnya (1:27) lalu memberitahu para pembacanya bahwa iman sejati dinyatakan lewat perbuatan. —J.R. Hudberg
Bagaimana seseorang pernah membantu kamu menjadi lebih terbuka untuk mengenal Yesus secara pribadi? Bagaimana kamu dapat menunjukkan imanmu pada Kristus melalui kata-kata dan perbuatan kasih?
Tuhan Yesus, limpahilah hidup kami dengan kasih-Mu yang sempurna dan menyucikan, agar kami juga dapat meneruskannya kepada sesama kami.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate