Pages - Menu

Saturday, December 28, 2019

Tidak Pernah Dilupakan

Aku tidak akan melupakan engkau. —Yesaya 49:15
Tidak Pernah Dilupakan
Setelah didesak anak-anak saya untuk membuktikan bahwa saya pernah bertahun-tahun mempelajari dasar-dasar bermain piano, saya pun duduk dan mulai memainkan kunci C Mayor. Karena sudah hampir dua puluh tahun jarang bermain piano, saya terkejut karena ternyata saya masih bisa! Dengan penuh keyakinan, saya lanjut memainkan satu demi satu tujuh kunci yang berbeda. Saya benar-benar kaget! Latihan bertahun-tahun telah membuat notasi dan teknik yang pernah saya pelajari terpatri begitu dalam pada “memori” jari-jari saya sehingga saya bisa langsung memainkan piano dengan lincah.
Memang ada sejumlah hal yang tidak akan kita lupakan. Namun, kasih Allah kepada anak-anak-Nya terpatri jauh lebih dalam daripada semua ingatan kita yang bisa memudar—bahkan, Allah tidak akan melupakan umat-Nya. Itulah yang perlu didengar bangsa Israel saat mereka berada di pengasingan dan merasa ditinggalkan Allah (Yes. 49:14). Jawaban-Nya melalui Nabi Yesaya sangat tegas: “Aku tidak akan melupakan engkau” (ay.15). Janji Allah untuk memelihara umat-Nya jauh lebih pasti daripada kasih seorang ibu untuk anaknya.
Untuk meyakinkan mereka akan kasih-Nya yang tidak berubah, Allah memberikan gambaran tentang komitmen-Nya: “Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku” (ay.16). Sungguh gambaran yang indah tentang perhatian Allah yang tak berkesudahan atas anak-anak-Nya; nama dan wajah mereka akan selalu diingat-Nya.
Meski demikian, kita masih bisa merasa diabaikan dan dilupakan. Kiranya hati kita terhibur ketika mengingat bahwa kita “terlukis” di telapak tangan Allah—kita selalu diingat, diperhatikan, dan dikasihi oleh Bapa kita.—Lisa M. Samra
WAWASAN
Kitab Yesaya adalah salah satu Kitab-Kitab Nabi Besar dalam Perjanjian Lama, dikategorikan demikian karena panjangnya. Terkadang disebut sebagai “Alkitab mini” karena memiliki 66 pasal yang dibagi menjadi 2 bagian utama yang terdiri dari 39 dan 27 pasal. Alkitab memuat 66 kitab dan dibagi menjadi Perjanjian Lama dengan 39 kitab dan Perjanjian Baru dengan 27 kitab. Yesaya adalah kitab Perjanjian Lama yang paling sering diacu dalam Perjanjian Baru, selain kitab Mazmur. —Arthur Jackson
Kapan kamu pernah merasa dilupakan dan diabaikan? Dengan cara apa Allah selalu hadir bersama kamu untuk mengingatkan tentang kasih-Nya yang tidak berubah?
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tidak pernah melupakanku. Ketika aku merasa terabaikan, tolonglah aku mengingat dan mempercayai kasih-Mu yang tidak pernah berubah dan berakhir.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate