Pages - Menu

Sunday, December 13, 2015

Cara Menjadi Sempurna

Sebab oleh satu korban saja Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan. —Ibrani 10:14
Cara Menjadi Sempurna
Natal adalah suatu masa ketika tekanan untuk menjadi sempurna meningkat. Kita membayangkan adanya perayaan Natal yang sempurna dan berusaha sebaik mungkin untuk mewujudkannya. Kita mencari-cari hadiah yang sempurna. Kita merencanakan jamuan yang sempurna di hari Natal. Kita memilih kartu ucapan yang sempurna atau menulis ucapan yang sempurna. Namun perjuangan keras kita itu hanya membuat kita kecil hati dan kecewa ketika kita tidak cukup mampu untuk mewujudkan semua impian itu. Hadiah yang telah kita pilih dengan cermat hanya dibalas dengan ucapan terima kasih yang setengah hati. Masakan yang kita siapkan ternyata agak gosong. Kartu ucapan Natal kita ternyata salah ketik, dan kita baru menyadarinya setelah kita mengirimkannya. Anak-anak ribut memperebutkan mainan, sementara orang dewasa meributkan lagi masalah lama.
Namun daripada merasa kecil hati, kita dapat menggunakan kekecewaan kita untuk mengingat kembali makna penting dari Natal. Kita membutuhkan Natal karena tidak seorang pun di antara kita yang sepenuhnya dapat menjadi seperti yang kita inginkan-tidak untuk satu bulan, satu minggu, bahkan satu hari sekalipun. Alangkah sangat berartinya perayaan kelahiran Kristus itu apabila kita menyingkirkan konsep kita yang sesat tentang kesempurnaan, dan sebaliknya memusatkan perhatian kita pada kesempurnaan Juruselamat kita, yang oleh-Nya kita telah dibenarkan (Rm. 3:22).
Jika perayaan Natal kamu tahun ini tidak sesuai dengan harapan, relakanlah itu dan jadikanlah sebagai pengingat bahwa satu-satunya jalan untuk dijadikan sempurna selama-lamanya (Ibr. 10:14) adalah dengan hidup beriman dalam kebenaran Kristus. —Julie Ackerman link
Apa harapanmu untuk Natal ini? Idealis atau realistis? Pikirkan apa yang dapat kamu lakukan untuk berfokus kepada Kristus dan makna kelahiran-Nya.
Hanya dengan mengenakan kebenaran-Nya, kita dapat berdiri tanpa cacat cela di hadapan takhta-Nya. —Edward Mote

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate