Pages - Menu

Tuesday, April 7, 2020

Gambaran yang Utuh

Tetapi segera Ia berkata kepada mereka: “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!” —Markus 6:50
Gambaran yang Utuh
Penonton film Mary Poppins Returns mendengar suara merdu Emily Blunt yang menjadi pemeran utamanya. Yang luar biasa, suami Emily baru tahu istrinya pandai bernyanyi setelah empat tahun menikah. Dalam sebuah wawancara, sang suami mengungkapkan rasa terkejut yang dirasakannya ketika pertama kali mendengar istrinya bernyanyi, sambil berpikir, “Astaga, kenapa aku baru tahu sekarang?”
Dalam sebuah hubungan, ada saja hal-hal baru yang membuat kita kaget, bahkan yang terkadang tidak kita duga sama sekali. Dalam Injil Markus, para murid Tuhan Yesus awalnya mempunyai gambaran yang tidak utuh tentang Dia dan mengalami kesulitan untuk memahami siapa Yesus sebenarnya. Namun, dalam suatu peristiwa ajaib di Danau Galilea, Yesus memperlihatkan lebih banyak tentang diri-Nya—yaitu kuasa-Nya yang dahsyat atas alam semesta.
Setelah memberi makan lebih dari 5.000 orang, Yesus menyuruh murid-murid-Nya pergi ke Danau Galilea, dan di sana perahu mereka dihantam angin kencang yang bertiup melawan arah mereka. Menjelang subuh, para murid ketakutan melihat sosok yang berjalan di atas air. Suara Yesus yang tidak asing lagi menenangkan mereka, dengan berkata, “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!” (Mrk. 6:50). Kemudian Yesus membuat badai itu reda. Setelah melihat kuasa yang begitu besar, murid-murid “sangat tercengang dan bingung” (6:51) sambil berusaha keras memahami secara utuh kuasa Yesus yang baru mereka alami.
Ketika mengalami Yesus dan kuasa-Nya yang dahsyat atas badai hidup kita, kita akan mulai melihat gambaran yang lebih utuh tentang siapa Dia sebenarnya. Kita pun dibuat takjub oleh-Nya. —Lisa M. Samra
WAWASAN
Bersama surat kepada Titus, surat-surat Paulus kepada Timotius dikenal sebagai Surat-surat Penggembalaan. Timotius (yang kemudian akan melayani jemaat di Efesus) dan Titus (yang akan memimpin jemaat di pulau Kreta) adalah dua dari sekian banyak anak-anak rohani Paulus yang dibimbingnya untuk pelayanan rohani. Karena itu, surat-surat Paulus kepada mereka penuh berisi berbagai instruksi dan dorongan untuk menghadapi berbagai situasi di gereja lokal, antara lain tentang kualitas yang harus dimiliki oleh pemimpin jemaat, bagaimana menghadapi guru-guru palsu, sampai kepada teladan dan sikap hidup. Bahkan ketika dipenjara dan menghadapi maut sekalipun, Rasul Paulus terus melatih murid-muridnya.—Bill Crowder
Bagaimana pengenalan kita akan kuasa Yesus dapat menolong kita lebih mengenal Dia secara utuh? Kisah-kisah apa lagi dalam Alkitab yang juga mengungkapkan tentang kuasa-Nya?
Tuhan Yesus, kuasa-Mu membuat kami takjub. Bukalah mata hati kami dan nyatakanlah diri-Mu lebih lagi supaya kami terus memuliakan-Mu.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate