Pages - Menu

Friday, December 25, 2020

Kesukaan bagi Dunia

 

Begitu besar kasih Allah akan dunia ini. —Yohanes 3:16

Kesukaan bagi Dunia

Setiap Natal kami menghias rumah dengan diorama kelahiran Yesus (yang menggambarkan peristiwa dan tokoh di sekitar palungan) dari berbagai belahan dunia. Kami memiliki diorama Natal berbentuk piramida dari Jerman, pajangan yang dipahat dari kayu pohon zaitun Betlehem, dan diorama khas Meksiko yang berwarna cerah. Yang paling kami sukai adalah sebuah pajangan lucu dari Afrika. Tidak seperti diorama tradisional yang menggunakan domba dan unta, dalam hiasan ini terdapat seekor kuda nil yang ikut melihat bayi Yesus.

Merenungi satu per satu diorama kelahiran Yesus dari berbagai budaya yang unik itu menyegarkan hati sekaligus mengingatkan saya bahwa Yesus tidak lahir hanya untuk satu bangsa atau budaya. Kelahiran-Nya adalah kabar baik untuk seluruh dunia dan menjadi alasan bagi orang-orang dari segala bangsa dan etnis untuk bersukacita.

Bayi kecil yang digambarkan dalam setiap diorama itu mengungkapkan isi hati Allah yang sesungguhnya untuk seluruh dunia. Inilah yang ditulis Yohanes dalam perbincangan Kristus dengan seorang Farisi yang ingin tahu bernama Nikodemus, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yoh. 3:16).

Yesus Kristus yang dikaruniakan Allah adalah kabar baik bagi setiap orang. Dari mana pun kamu berasal, kelahiran Yesus adalah hadiah kasih dan pendamaian dari Allah untukmu. Semua orang yang memperoleh hidup baru di dalam Kristus, “dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa” kelak akan merayakan kemuliaan Allah selama-lamanya (Why. 5:9). —Lisa M. Samra

WAWASAN
Nikodemus pertama kali disebut di Yohanes 3:1. Ia seorang Farisi dan anggota Sanhedrin (Mahkamah Agama), otoritas tertinggi sipil dan hukum Yahudi. Sanhedrin dipimpin oleh seorang imam kepala dan terdiri dari tujuh puluh anggota: “imam kepala, tua-tua dan ahli Taurat (Markus 14:53). Nikodemus disebut kembali dalam Yohanes 7:45-52 dan akhirnya dalam Yohanes 19:38-42. Yusuf dari Arimatea, seorang kaya sekaligus anggota mahkamah yang terkemuka, meminta kepada Pilatus agar mayat Yesus diturunkan dari kayu salib. Nikodemus dan Yusuf “mengapaninya dengan kain lenan . . ., lalu membaringkannya di dalam kubur yang baru” milik Yusuf (Matius 27:57-60; Markus 15:43; Lukas 23:50-53). —K.T. Sim

Cara unik apa saja yang kamu gunakan untuk merayakan kelahiran Yesus? Bagaimana pengingat tentang kasih Allah untuk seluruh dunia ini membawa sukacita bagimu di hari Natal ini?

Bapa, terima kasih karena Engkau menganugerahkan hadiah keselamatan bagiku, yaitu Anak-Mu sendiri.

No comments:

Post a Comment

 

Total Pageviews

Follow by Email

Translate